Berita

Ikhsan Modjo Maju dalam Pilkada Kota Tangsel

JUMAT, 10 APRIL 2015 | 20:14 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ekonom yang juga Ketua DPP Partai Demokrat Dr. Ikhsan Modjo mantap akan maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Tangerang Selatan, Banten yang akan digelar pada Desember 2015 mendatang.

Tokoh muda yang juga dipercaya sebagai Juru Bicara DPP Partai Demokrat tersebut bertekad akan memperjuangkan Tangsel menjadi lebih baik.

"Keinginan (maju dalam Pilkada) bersama-sama warga dalam memperjuangkan perubahan Kota Tangsel menjadi lebih  baik, lebih membanggakan, dengan rakyat yang sejahtera berkeadilan," kata Ikhsan di depan pendukungnya.


Ikhsan Modjo mendeklarasikan maju sebagai calon Walikota Tangsel dengan mendaftarkan diri melalui DPC Partai Demokrat Tangsel di Bumi Serpong Damai, Serpong (Jumat, 10/4).

Sebelum tiba di lokasi, Ikhsan Modjo beserta istri, Helda, berjalan kaki dengan puluhan tokoh pendukungnya.

Ikhsan Modjo, yang berdomisili di Tangsel semenjak tahun 1989 ini lahir di Jakarta Pusat pada 7 Oktober 1971. Pendidikan dasar diselesaikan di SD Al-Azhar Jakarta Selatan, melanjutkan di SMP Yapermas Jakarta dan lulus dari SMAN Negeri 4 tahun 1990.

Selanjutnya, ia kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya Malang, lalu meneruskan kuliah untuk mengambil master di bidang Ekonomi Keuangan University of New South Wales Sydney 1998 dan meraih gelar doktor di bidang ekonomi pada Monash University Melbourne, Australia pada 2008.

Mantan aktivis mahasiswa ini memiliki banyak pengalaman organisasi dan kepemimpinan.  Ia pernah dipercaya sebagai Ketua Senat Mahasiswa FE Unibraw (1993-1994) dan Ketua Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Malang (1994-1995), Ketua Koperasi Mahasiswa Universitas Brawijaya Malang.

Saat ini, Ikhsan bekerja sebagai pengajar dan penasehat kebijakan di lembaga pengentasan kemiskinan. Ikhsan juga pernah menjadi ekonom dan konsultan di berbagai lembaga internasional dan pembicara di berbagai forum mengenai isu-isu ekonomi, kebangsaan, dan kepemimpinan. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya