Berita

ilustrasi

Jangan Sampai Longgarnya Pengawasan Bandara Dimanfaatkan Teroris

KAMIS, 09 APRIL 2015 | 16:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pengawasan bandara Indonesia dinilai lemah. Terbukti, seorang penumpang gelap bisa menyusup melalui ruang roda pesawat Garuda dalam penerbangan dari Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru menuju Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Demikian disampaikan Komisi V DPR RI Miryam S. Haryani di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Kamis, 9/4).

"Bandara Pekanbaru hanya salah satu contoh saja. Tidak menutup kemungkinan kejadian serupa juga terjadi pada bandara-bandara lain," ujarnya


Politisi Hanura ini mengingatkan, jika hal ini dibiarkan begitu saja tanpa ada tindakan tegas dari pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub), akan sangat dimungkinkan kejadian serupa akan terulang lagi.

"Lebih mengkhawatirkan lagi jika keteledoran ini dimanfaatkan oleh jaringan teroris untuk menyusup, baik dalam rangka membajak pesawat atau pindah ke lokasi lain tanpa melalui kamera pengawasan. Hal ini tentu akan sangat mengganggu stabilitas keamanan nasional," lanjutnya.

Sebagai anggota Komisi V yang juga membidangi transportasi, Miryam meminta kepada pemerintah agar meningkatkan tingkat pengamanan bandara di seluruh di Indonesia.

"Dan kejadian di pekanbaru harus diaudit sampai tuntas sehingga tidak ada kejadian serupa di kemudian hari," tandasnya. [zul]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya