Berita

Politik

PAN: Pengajuan Hak Angket Terlalu Tinggi untuk Sekelas Menkumham

SELASA, 07 APRIL 2015 | 18:17 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Hak angket terlalu tinggi untuk diajukan kepada Menkumham Yasonna Laoly. Sebab, aturan yang berlaku disebutkan bahwa angket diajukan kepada pemerintah, dalam hal ini presiden, untuk menjelaskan kebijakan yang telah merugikan hajar hidup orang banyak.

Sekretaris Fraksi PAN Yandri Susanto yang mrngatakan itu saat ditemui di ruangannya, gedung DPR, Senayan, Jakarta (Selasa, 7/4).

Walau begitu, dia mengaku setuju dengan substansi pengajuan angket tersebut.


"Substansinya saya setuju. Karena ini bukan persoalan Golkar dan PPP saja, tapi menyangkut hidup matinya demokrasi," ujarnya.

Yandri menjelaskan, jika persoalan intervensi Menkumham tidak segera diselesaikan, maka dikhawatirkan terjadi perpecahan di internal partai. Termasuk, muncul politik balas dendam sesama anggota partai.

"Bayangkan kalau nantinya waketum atau sekjen bisa gelar kongres seenaknya? Bisa hancur demokrasi kita," ujarnya.

"Tapi apakah kemudian penggunaan hak angket itu tepat? Marwah angket itu juga penting dijaga. Saya setuju ini diselesaikan, tapi forumnya apa? Nah nanti kita selesaikan di forum itu," tandas Ketua DPP PAN tersebut. [sam]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya