Berita

harry azhar azis/net

Politik

BPK Selamatkan Rp 14,74 Triliun Duit Negara di Semester II 2014

SELASA, 07 APRIL 2015 | 13:50 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Hari ini (Selasa, 7/4), DPR menggelar rapat paripurna untuk mendengarkan laporan hasil pemeriksaan BPK RI. Rapat ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan dan dihadiri Ketua BPK RI, Harry Azhar Azis.

Dalam rapat paripurna itu, Harry menjabarkan mengenai kinerja BPK selama semester II Tahun 2014. Ia mangatakan bahwa BPK telah berhasil menemukan 3.293 masalah berdampak finansial senilai Rp 14,74 triliun yang terdiri atas masalah yang mengakibatkan kerugian negara senilai Rp 1,42 triliun, potensi kerugian negara senilai Rp 3,77 triliun, dan kekurangan penerimaan senilai Rp 9,55 triliun.

"Berdasarkan Ikhtisar Pemeriksaan Semester (IHPS) dan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Semester II 2014, BPK mengungkapkan memeriksa 651 objek pemeriksaan terdiri dari 135 objek pemerintah pusat, 497 objek Pemda dan BUMD, serta 37 objek BUMN," ujar Harry di Ruang Rapat Paripurna, gedung  DPR RI, Senayan, Jakarta (Selasa, 7/4).


Masalah lain yang menonjol dalam kinerja BPK, lanjut Harry, adalah penerapan Sistem Akuntansi Pemerintah (SAP) yang belum disiapkan secara serius oleh pemerintah.

"Pemerintah pusat dan daerah belum siap mendukung penerapan SAP berbasis akural pada 2015 dalam penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) dan Laporan Keuangan Pemerintah (LKPD)," tandasnya.[wid]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya