Berita

budi gunawan/net

Politik

DPR Juga Kasih Sinyal BG Jadi Wakapolri

SELASA, 07 APRIL 2015 | 11:09 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Setelah internal kepolisian sendiri mengakui bahwa Komjen Pol Budi Gunawan akan menempati pos Wakapolri, kini sinyal kuat skenario itu juga disampaikan oleh pimpinan DPR RI, yang telah bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemarin (Senin, 6/4).

Dari pembicaraan kemarin, Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mengatakan bahwa Jokowi ingin mengembalikan nama baik Komjen Budi Gunawan yang sempat dijadikan tersangka, namun menang di praperadilan.

"Saya kira perlu diluruskan, yang dominan diusulkan anggota adalah jaga harga diri BG karena bebas di pengadilan. Presiden katakan BG ditempatkan di karir yang layak," ujarnya saat ditemui di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta (Selasa, 7/4).


Ini artinya, menurut Fahri, jika tidak memungkinkan dijadikan Kapolri, maka posisi yang layak untuk BG adalah Wakapolri.

"Harusnya jadi Kapolri, tapi karena ada alasan lain-lain ya jadi kewenangan Presiden. Tapi tetap harus dinyatakan BG bebas dari pengadilan dan dia berhak ditempatkan pada posisi yang layak," tegasnya lagi.

Sementara anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem, Patrice Rio Capella menyebut bahwa kapabilitas Komjen BG sudah tak perlu diragukan lagi. Terlebih, Kalemdikpol itu lolos dalam fit and proper tes di Komisi III DPR.

"Jadi Kapolri saja dia layak apalagi Wakapolri. Dia ada masalah, tapi dimenangkan di praperadilan. Kalo Pak BG kemudian diusulkan sebagai Wakapolri, suasana akan jadi lebih baik di kalangan internal Polri," ungkapnya.[wid]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya