Berita

saleh daulay/net

Saleh Daulay: Pemerintah Harus Siapkan Program Tambahan untuk PMKS

SABTU, 04 APRIL 2015 | 14:11 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Pemerintah harus segera menyiapkan berbagai program tambahan dalam rangka mengantisipasi kemungkinan naiknya jumlah penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di Indonesia.

Peningkatan jumlah PMKS dimungkinkan terjadi sebagai akibat dari kebijakan pemerintah dalam menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) dan gas. Kedua komoditas itu diyakini akan menimbulkan efek domino dalam kehidupan sosial, terutama bagi masyarakat miskin yang tersebar di seluruh tanah air.

"BBM dan gas merupakan kebutuhan pokok yang pengelolaannya ditangani langsung oleh pemerintah. Karena itu, pemerintah memiliki tanggung jawab agar kebijakan menaikkan harga kedua bahan pokok tersebut tidak menimbulkan masalah sosial," kata Ketua Komisi VIII DPR, Saleh Partaonan Daulay, dalam keterangan beberapa saat lalu (Sabtu, 4/4).


Sejauh ini, ungkapnya, pemerintah masih mengandalkan program-program pemberdayaan sosial, perlindungan dan jaminan sosial yang ada di kementerian sosial. Program-program reguler yang setiap tahun digulirkan tersebut dikhawatirkan tidak mampu menjangkau seluruh masyarakat.

Pasalnya, dampak kenaikan BBM, gas dan menyusul kenaikan harga kebutuhan lainnya, tidak seimbang dengan masalah sosial yang ditimbulkannya. Sementara, program-program kementerian sosial yang ada hanyalah meneruskan program di tahun-tahun sebelumnya. Kalaupun ada penambahan, diyakini tidak akan cukup untuk menjangkau semua orang yang membutuhkan.

"Program PKH (program keluarga harapan) dan PSKS (program simpanan keluarga sejahtera) mungkin bisa diandalkan. Tetapi, kedua program itu kan sudah ada sasarannya. Jika ada tambahan target sasaran, anggaran yang ada dipastikan tidak mencukupi. Begitu juga dengan program KUBe, RTLH, sarling, dan lain-lain," ungkap Saleh.

Mengantisipasi hal itu, masih kata Saleh, pemerintah semestinya mengeluarkan program lain yang bisa langsung menyentuh masyarakat. Program tersebut tidak mesti ada di kementerian sosial. Tetapi, juga bisa dititipkan di kementerian lain, seperti kementerian kesehatan, pendidikan, pertanian, kelautan, dan lain-lain.

"Masing-masing kementerian itu punya anggaran bantua sosial. Tinggal merumuskan program alternatif yang bisa menyentuh simpul-simpul masyarakat miskin. Dengan begitu, stabilitas sosial dan kesenjangan sosial dapat dihindari," demikian Saleh. [ysa]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Harga Minyak Dunia Merangkak Naik ke 93 Dolar AS

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:17

TransNusa dan Tourism Malaysia Ajak Media Eksplorasi Penang, Perlis hingga Langkawi

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:57

Rupiah Perpanjang Tren Positif di Jumat Pagi

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:51

Strategi Mendapatkan Libur Panjang Saat Peringatan Maulid Nabi 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:46

OTT Rektor Unsoed, KPK Tangkap 14 Orang dan Amankan Uang Ratusan Juta

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:35

IHSG Naik ke 6.526,30, Saham Mayoritas Menguat

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:20

Salah Paham tentang Kembali ke UUD 1945

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:06

Kebutuhan Pangan Pengungsi NTT Dipastikan Terpenuhi, Stok Beras 39 Ribu Ton

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:00

Bursa Asia Merah Tergusur Sentimen Wall Street

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:58

Terjaring OTT KPK, Rektor Unsoed Diduga Terkait Korupsi PMB

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:49

Selengkapnya