Berita

denny indrayana/net

Polri Jangan Takut untuk Segera Tahan Denny Indrayana

SABTU, 28 MARET 2015 | 16:34 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Sebagai gurubesar hukum, mantan Wakil Menteri dan Hukum Denny Indrayana cukup memalukan. Bahkan ia, yang sudah menjadi tersangka, mencoreng pendidikan hukum Indonesia.

"Teriak-teriak anti korupsi, tapi jadi tersangka korupsi," Koordinator Presidium Komite Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi (Kamerad), Haris Pertama, dalam orasi di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan (Sabtu, 28/3).

Dalam aksi ini, ada sekitar 100 massa. Massa mendesak agar Bareskrim Mabes Polri tak takut untuk memeriksa dan menjebolskan Denny Indrayana ke penjara atas dugaan korupsi sistem payment gateway. Diduga Denny menunjuk langsung dua vendor untuk mengoperasikan sistem pembayaran pembuatan paspor secara elektronik tersebut.


"Ini jelas aneh, kenapa proses tersebut dilakukan dengan penunjukan langsung. Ini semakin meyakinkan jika Denny adalah salah satu komisaris di dua perusahaan yaitu  PT Nusa Inti Artha (Doku) dan PT Finnet Indonesia. Negara dirugikan oleh seorang aktivis anti korupsi, sungguh memalukan," Haris.

Kamerad mendesak agar kasus Denny Indrayana yang saat ini sedang ditangani Mabes Polri harus segera dituntaskan dengan secepat-cepatnya demi penegakan hukum.

"Polri jangan pernah takut akan intervensi dari pihak-pihak lain ataupun para pendukung Denny Indrayana. Segera tangkap Denny Indrayana secepatnya," tandas Haris. [ysa]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya