Berita

bambang soesatyo/net

Bamsoet Luncurkan Buku Agar Pembisik Jokowi Sadar

JUMAT, 27 MARET 2015 | 00:50 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Buku berjudul "Republik Komedi 1/2 Presiden" yang berisi kritikan Presiden Joko Widodo sebagai presiden boneka yang diatur oleh kepentingan partai berhasil diluncurkan Sekretaris Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo. 

Dalam buku bertagline 'Sebuah Buku yang Membongkar Perilaku Para Pembisik' yang membuat fungsi presiden mandul itu tak hanya berisi kritikan keras ke Presiden Jokowi. Tapi juga menyindir beberapa menteri dalam kabinet Jokowi.

Seperti, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri yang saat blusukan melompat pagar disebut sebagai pencitraan belaka. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti juga dikritik karena perilaku merokok dan bertato. 


"Mulanya buku ini saya mau beri judul 'Istana Kampret'. Tapi setelah pikir-pikir tidak jadi karena terlalu kasar. Buku ini juga menyoroti kinerja 100 hari pertama kepemimpinan Jokowi yang ditandai dengan rendahnya efektivitas pemerintahannya. Negara hingga kini dibayang-bayangi ketidakpastian," ujar Bambang saat peluncuran buku itu di Fraksi Golkar, gedung DPR, Senayan, Jakarta (Kamis, 26/3). 

Bamsoet, begitu ia disapa, berharap dengan adanya buku itu, aktor-aktor pembisik Jokowi sadar dan bisa memberikan keleluasaan penuh pada Jokowi untuk memimpin negara. 

"Jika tidak diberikan keleluasaan negeri yang besar ini terdiskon menjadi negeri komedi dengan presiden yang hanya punya separuh kewenangan," katanya. 

Buku yang memiliki enam bab ini, juga berisi prolog dari Pakar Komunikasi Politik Effendi Ghazali dan epilog dari Profesor Tjipta Lesmana. [ysa]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya