Berita

Zulkifli Hasan/net

Politik

Zulkifli Hasan: Fraksi PAN Tidak Ikut Hak Angket

KAMIS, 26 MARET 2015 | 10:54 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Partai Amanat Nasional (PAN) menegaskan tidak ikut mengusung hak angket terhadap kebijakan Menkumham Yasonna Laoly yang dinilai berpihak dalam kasus PPP dan Golkar. Pasalnya, penggunaan hak angket dinilai PAN bukan solusi atas permasalahan yang ada.

Hal ini sebagaimana ditegaskan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Kamis, 26/3).

"Saya sudah sampaikan PAN agar tak membuat gaduh. PAN harus menunjukkan solusi atas permasalahan bangsa, rakyat saya kira sudah jenuh dengan apa yang terjadi belakangan, mulau dari konflik KPK-Polri, DPR bertengkar terus, hingga DPRD bertengkar dengan gubernur," katanya.


Sementara mengenai 2 anggota fraksi PAN yang ikut menandatangi hak angket, Zulkifli menilai itu hanya bagian dari sikap pribadi anggota. Sementara Fraksi PAN, lanjutnya, akan menolak hak angket untuk Yasonna.

"Kalau ada 2 orang yang tanda tangan saya kira itu usulan sebagai pribadi. Nanti akan ada sikap resmi dari PAN, tetapi saya sampaikan yang jelas PAN tidak ikut-ikutan (hak angket)," lanjutnya.

Hak angket tersebut resmi diserahkan ke pimpinan DPR, tercatat 116 anggota dewan dari 5 fraksi yang mendukung. Antara lain, Golkar sebagai pengusung dengan 55 dari 91 jumlah anggota fraksi. Gerindra, 37 dari 73 anggota, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), 20 dari 40 anggota. Selain itu, PPP dengan 2 dari 39 anggota, serta Partai Amanat Nasional (PAN), 2 dari 49 anggota. [rus]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya