Berita

megawati-puan

Kalau Puan jadi Sekjen, Berarti Megawati Tiru SBY

SELASA, 24 MARET 2015 | 21:53 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Puan Maharani bisa ditempatkan di posisi mana saja dalam struktur PDI Perjuangan. Namun, tidak cocok jika harus menjadi Sekjen mendampingi Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum.

Demikian disampaikan Direktur IndoStrategi Andar Nubowo saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu (Selasa, 24/3).

Dia mengingatkan, sebagai partai modern, PDIP harus mencari kader terbaik untuk ditempatkan di posisi yang sesuai dengan kemampuan masing-masing kader. Bukan kemudian struktur partai dibagikan berdasarkan hubungan kekerabatan dengan pemimpin partai.


"Partai modern harus mencari orang-orang profesional di bidang masing-masing. Artinya didasarkan pada meritokrasi, bukan aristokrasi," jelas pakar politik jebolan Ecole des Hautes Etudes en Sciences Sociates (EHESS) Paris, Perancis ini.

Jika nanti Megawati tetap menunjuk putrinya sebagai Sekjen, PDIP akan menjadi partai keluarga, seperti Partai Demokrat. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjabat Ketua Umum, sementara dan anaknya Edhie Baskoro Yudhoyono sebagai Sekjen.

"Unik itu nanti, PDIP seperti niru Demokrat. Masak mau ikuti Demokrat? Kan garis politiknya beda," tandas pengajar FISIP UIN Jakarta. [zul]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya