Berita

maruarar sirait/net

Politik

Maruarar Sirait: PDIP Perlu Waspadai Survei Poltracking Institute

SENIN, 23 MARET 2015 | 12:50 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ketua DPP PDI Perjuangan, Maruarar Siarait menghargai hasil survei Poltracking Institute yang menyatakan bahwa Megawati Soekarnoputri tak direkomendasikan untuk pimpin PDIP kembali.

Namun begitu, Ara menegaskan bahwa PDIP merupakan partai yang punya ideologi dan mekanisme sendiri dalam menentukan pimpinan partai.

"Kita sepakat Ketum Mba Mega dengan alasan dia yang bisa satukan kita. Tentu ini ada ukuran ideologis dan sejarah," ujarnya saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Senin, 23/3).


Sebagai pemimpin, lanjutnya, Megawati Soekarnoputri telah menunjukkan sikap-sikap kenegarawanan. Seperti saat memberikan mandat kepada Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi capres di Pemilu 2014. Selain itu, proses regenerasi juga terjadi di zaman Mega, dengan banyaknya kader muda yang menjadi anggota dewan dan pimpinan eksekutif.

"Mega seorang negarawan, ingat dulu Kongres Bali itu Mega terpilih tapi Mega serahkan mandat capres ke Jokowi sesuai aspirasi rakyat. Dan saat ini Mas Jokowi dan Mbak Mega baik-baik saja," ujarnya.

Lebih lanjut, Ara menilai bahwa survei Poltracking Institute tersebut perlu diwaspadai karena bisa menimbulkan upaya-upaya perpecahan seperti yang dialami partai lain pasca pemilihan ketua umum.

"Survei ini kita dengarkan, hormati, dan itu sah-sah saja. Tapi partai perlu waspada terhadap upaya-upaya perpecahan. Kita nggak mau nuduh siapapun tapi saya katakan kita harus bersatu," tandasnya.[wid]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya