Berita

mahyudin/net

Mahyudin: Melemahnya Rupiah Tidak Berpengaruh Besar

KAMIS, 19 MARET 2015 | 16:49 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Menurut Wakil Ketua MPR RI, Mahyudin, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat hingga di atas Rp 13.000  tidak berpengaruh kepada perekonomian nasional. Alasannya, fundamental ekonomi Indonesia sudah cukup bagus.

Hal itu dikatakan Mahyudin saat menjadi  narasumber diskusi yang diadakan di press room parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/3).

Lebih lanjut dia mengatakan, seharusnya produksi nasional tidak hanya menggantungkan diri kepada produksi nasional yang stabil, tetapi juga harus mengembangkan ekonomi kreatif.


"Indonesia harus meningkatkan ekspor dan mengurangi impor," ujarnya.

Meski pernyatannya itu terkesan membela pemerintah, Mahyudin menegaskan dirinya bukan bagian dari pemerintah. Namun ia melihat pemerintah saat ini telah mengeluarkan berbagai kebijakan dan peraturan untuk mengatasi melemahnya rupiah. Karena itu ia  minta kepada semua pihak untuk memberi kesempatan kepada pemerintah yang tengah bekerja.

Dalam kesempatan itu, Mahyudin juga mengajak kepada rakyat, terutama dari golongan mampu secara ekonomi, untuk menerapkan gaya hidup hemat.

"Gaya hidup hemat ini harus kita lakukan. Termasuk dari diri kita sendiri," ujarnya. [ald]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya