Meski dunia saat ini tengah gencar memerangi ISIS, Indonesia harus tetap tenang dan tidak gegabah menghadapi isu WNI yang direkrut bergabung dengan ISIS.
Begitu kata Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Kamis, 19/3).
"Kalau kita harus waspada, ya waspada tapi jangan berbulan-bulan mengkhawatirkan ini, seperti tidak ada hal lain yang lebih penting yang harus kita selesaikan," ujarnya.
ISIS, lanjutnya, merupakan produk industri dunia Internasional. Jadi jika sampai isu ini membuat pemerintah kerepotan, maka Indonesia akan terbelenggu dan tidak bisa menyelesaikan masalah sendiri yang lebih prioritas.
Kata Fahri, jalan terbaik menghadapi isu ISIS adalah dengan cara membangun ketahanan nasional. Ini mengingat ISIS didirikan karena ketidakpercayaan sekelompok warga Suriah terhadap pemerintah dalam membangun ekonomi dan keamanan.
Sementara itu, ditegaskan Fahri bahwa saat ini Indonesia memiliki segudang agenda prioritas seperti mengentaskan kemiskinan dan membangun ekonomi nasional yang kuat. Menurutnya, kebutuhan dasar masyarakat merupakan bom waktu yang nyata andai tidak diprioritaskan pelaksanaannya.
"Mana yang lebih penting, itu (ISIS) yang kita ributkan, atau kita menyelesaikan masalah kesejahteraan rakyat?" tandas wasekjen DPP PKS itu
.[wid]