Berita

masinton pasaribu/net

Politik

KIH Tepis Intervensi Putusan Yasonna

KAMIS, 19 MARET 2015 | 09:47 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Anggapan keterlibatan partai politik (parpol) pendukung pemerintah yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dalam putusan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly mengenai sengketa dualisme kepengurusan di tubuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Golkar dibantah.

"Tidak ada desakan dari partai-partai pendukung pemerintahan Jokowi-JK. Yang dilakukan Menkumham adalah mewakili sikap pemerintah dalam pengesahan kepengurusan partai-partai politik berdasarkan amanat UU Nomor 2 Tahun 2014 tentang Partai Politik," kata politisi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu saat dihubungi di Jakarta, Kamis (19/3).

Senada dengan Masinton, Sekretaris Fraksi Partai Nasdem Syarif Abdullah Al Kadrie juga membantah bahwa partainya ikut campur dalam keputusan Menkumham tersebut.


"Tidak ada itu hanya gosip saja. Mana mungkin orang di luar partai bisa ikut mempengaruhi, apalagi lagi Golkar," ujar anggota Komisi II DPR ini.

Lebih lanjut, ia menyarankan kepada PPP dan Golkar untuk segera islah. Karena jika tidak segera bersatu maka akan merugikan kedua parpol tersebut dalam gelaran pilkada serentak.

"Partai besar saya pikir lebih baik kedua partai ini mensolidkan diri dapat islah sehingga mereka bisa ikut agenda nasional," tandas Syarif.[wid]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya