Berita

foto: cnn

Dunia

Beredar Video Tiga Gadis ISIS dari Inggris Hendak ke Suriah

SABTU, 14 MARET 2015 | 07:58 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Sebuah video menunjukkan tiga siswi Inggris yang hilang bulan lalu sedang bersiap-siap untuk menyeberangi perbatasan Turki ke Suriah.

Video yang dirilis oleh jaringan TV Turki, A Haber, dan didistribusikan Reuters itu menunjukkan tiga perempuan berpakaian hangat sedang bercakap-cakap dengan barang-barang mereka.

Video itu turut dipublikasikan oleh stasiun CNN. Para remaja yang diyakini melakukan perjalanan untuk bergabung dengan ISIS terlihat begitu tenang dan siap untuk bepergian dengan barang bawaan yang cukup lengkap.


Hampir dapat dipastikan mereka adalah Shamima Begum (15), Kadiza Sultana (16), dan Amira Abase (15), yang terbang dengan Turkish Airlines dari Bandara Gatwick London ke Istanbul tanpa sepengetahuan keluarga mereka.

Dalam video itu mereka mengenakan mantel, dua diantaranya dengan kerudung berlapis bulu yang menutupi kepala mereka. Satu orang lagi memakai jilbab.

Satu orang dari mereka tampak melihat ponsel dan mengatakan, "dia hanya menutup telepon".

Jika video itu terbukti otentik, maka video itu adalah rekaman pertama yang menunjukkan gadis-gadis ISIS di perbatasan Turki-Suriah, yang dipublikasikan untuk umum.

Rekaman diduga terjadi pada 19 Februari di kota Turki, di sebelah utara Aleppo, Suriah.

Namun tidak jelas bagaimana jaringan televisi A Haber memperoleh video itu. CNN pun tidak bisa segera memverifikasi keaslian rekaman itu.

Video itu muncul sehari setelah Menteri Luar Negeri Turki mengatakan negaranya menangkap "mata-mata" yang diduga membantu gadis-gadis Inggris masuk ke Suriah. [ald] 

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya