Berita

Pertahanan

Anggota Kostrad Tangkap Warga Malaysia yang Bawa Sabu dalam Inhaler

KAMIS, 12 MARET 2015 | 18:59 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Satgas Pamtas Yonif Linud 433/ Julu Siri Kostrad di bawah Koops Rem 091/ASN Kodam IV/Mulawarman yang bertugas di pos Aji Kuning kembali mengamankan satu warga Malaysia.

Dikutip dari rilis Penerangan Kostrad (Kamis, 12/3), kali ini warga negeri jiran itu kedapatan membawa sabu seberat 280 miligram.

Modus yang digunakan menyelundupkan sabu juga tergolong baru. Sabu yang dibungkus plastik putih tersebut disamarkan dalam kemasan inhaler untuk mengelabui petugas.


Komandan Satgas Pamtas Yonif Linud 433/ Julu Siri, Letkol Inf Agustatius Sitepu, mengatakan, pembawa sabu tersebut adalah warga Tawau, Malaysia, yang berencana mengunjungi saudaranya di Desa Bukit Harapan, Kecamatan Sebatik Tengah.

"Yang diamankan atas nama TG, 32 tahun warga Jalan Titingan, Tawau, Malaysia. Rencananya dia akan mengunjungi saudaranya di Desa Bukit Harapan, Sebatik Tengah," jelas Agustatius.

Penangkapan TG sendiri berawal dari sweeping pendatang dari Malaysia yang dilakukan oleh anggota Satgas Pamtas Yonif Linud 433/ Julu Siri di pelabuhan tradisional Aji Kuning. Aji Kuning merupakan pelabuhan tradisional yang biasa digunakan oleh warga Sebatik menuju Kota Tawau, Malaysia.

Dalam sweeping tersebut, petugas mencurigai inhaler yang dibawa oleh TG. Saat memeriksa, petugas mendapati sabu seberat 280 gram.

"Anggota menemukan satu dek sabu yang disembunyikan di dalam inhaler tersebut. Anggota kemudian menggelandang pelaku ke Polsek Sebatik Barat. Sementara, kasusnya masih dikembangkan," imbuh Dansatgas.

Polsek Sebatik Barat mengamankan sabu 280 gram, satu paspor, kemasan inhaler, dompet coklat berisi uang, dua ponsel, dan satu tas punggung. [ald]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya