Berita

ilustrasi/net

Politik

Ngumpet di Mana Para Aktivis Mahasiswa?

KAMIS, 12 MARET 2015 | 14:10 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Posisi aktivis mahasiswa dipertanyakan ketika nilai tukar rupiah anjlok sampai tembus Rp 13.000 per dolar AS.

Direktur Eksekutif Insitute for Strategic and Indonesia Studies (ISIS), Kisman Latumakulita, menjelaskan gambaran situasi ekonomi saat ini. Menurut dia, dolar AS sedang bergerak menuju puncak kebesarannya, dan sangat susah untuk bisa dibendung oleh rupiah.

"Neraca perdagangan kita pincang atau kocar-kacir, impor lebih besar dari ekspor. Neraca pembayaran juga amburadul. Penerimaan pajak sampai dengan bulan Maret 2015 turun Rp 30 triliun dibandingkan periode yang sama tahun 2014," kata Kisman, Kamis (12/3).  


Dia menyebutkan, harga-harga kebutuhan hidup, terutama beras atau sembilan bahan pokok naik gila-gilaan. Sayangnya, justru dalam situasi ini para aktivis kerakyatan tidak tampak.

"Dalam kondisi seperti ini, ke mana saja para mahasiswa dan para aktivis yang kritis itu. Sembunyi atau ngumpet?" gugat Kisman yang juga politisi Partai Nasdem.

Dia mengkritik para anggota DPR RI yang terus sibuk gugat-menggugat soal kepemimpinan partai politik. Tidak menutup kemungkinan para anggota DPR RI sedang sibuk mengutak-atik APBN Perubahan dan APBD bersama pemerintah untuk menutupi utang-utang selama masa kampanye.

"Kemana juga yang terhormat anggota DPR kita? Mungkin lagi sibuk gugat-menggugat di pengadilan atau lapor-melapor, atau lagi sibuk otak-atik APBN-P dan APBD bersama pemerintah agar dapat bagian untuk menutupi utang-utang dan biaya-biaya selama kampanye," ujarnya. [ald]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya