Berita

Tegar Septian

Blitz

Tegar Septian, Ngaku Diperkosa Manajer Asal Singapura

KAMIS, 12 MARET 2015 | 08:30 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Penyanyi cilik Tegar Septian (14) mengaku telah dilecehkan dan diperkosa oleh AD, mantan manajernya yang berkewar­ganegaraan Singapura. Kisah pilu pelantun Aku Yang Dulu Bukanlah Yang Sekarang ini disampaikan kepada Komnas Perlindungan Anak. Terbuka pula kemungkinan Tegar me­lapor ke polisi.

"(Pelecehan dan percobaan pemerkosaan) sudah terjadi dan melawan," ujar Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merde­ka Sirait, kemarin.

Hingga kemarin sore, belum diketahui penjelasan lebih detil dari Tegar. Namun kepada Arist, Tegar yang didampingi orang­tuanya menceritakan peristiwa itu terjadi sekitar sebulan lalu saat Tegar melakukan show di Malaysia dan Singapura.


"Dugaan hal itu (pelecehan seksual) dan percobaan pencu­rian alat-alat elektronik, gitar, alat musik oleh manajernya," imbuh Arist.

"Jadi ada dua laporan yang diadukan Tegar. Pencurian itu diambil alat-alat musik, laptop dua juga diambil oleh mana­jernya, kamera dan gitar kes­ayangan."

Menurut pihak label yang me­naungi Tegar, AD sudah setahun memegang Tegar. Selama ini kinerja AD juga cukup baik.

"Karena respons masyarakat di Singapura bagus, terus dilihat AD juga cukup mumpuni ma­kanya dipilih lah jadi manajer," kata pihak Label Harpa Records, Donald.

Isu Tegar mau diperkosa AD ternyata sudah bergaung duluan di Singapura.

"Di media Singapura bahkan lebih dulu tahu masalah ini. Karena memang di sana Tegar, di Singapura dan Malaysia responnya luar biasa sekali," ungkap Donald.

Dijelaskan, peristiwa ter­jadi saat Tegar harus manggung di Labuan, Malaysia. Tapi, Tegar urung tampil karena ada masalah.

"Terjadi ribut-ribut. Passport Tegar dibawa sama AD. Tegar nggak bisa berangkat ke Labuan. Kita awalnya mau selesaikan baik-baik sama AD, minta pass­port-nya dibalikin. Tapi, AD nggak mau, dia ngaku katanya passport Tegar tidak berada di tangannya," kata Donald.

Namun mereka tidak percaya pengakuan tersebut. Ia yakin AD-lah yang membawa passport Tegar. Kejadian itu diakuinya terjadi di Singapura.  ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya