Berita

rachmawati soekarnoputri/net

Hukum

Mbak Rachma: Ruki Mundur Saja, Percuma KPK Dipimpin Orang Bernyali Kecil

SENIN, 09 MARET 2015 | 11:53 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pelaksana tugas Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Taufiequrachman Ruki, diminta segera mengundurkan diri dari jabatannya.

"Ruki mundur saja, percuma upaya pemberantasan korupsi kalau dipimpin orang dengan nyali kecil, malah akan menyuburkan korupsi karena tidak tahan menghadapi koruptor dan mafia peradilan," kata politisi senior, Rachmawati Soekarnoputri, beberapa saat lalu (Senin, 9/3).

Menurut politisi perempuan yang akrab disapa Mbak Rachma ini, KPK harus dipimpin orang cerdas, jujur dan berani serta konsisten anti korupsi.


Ketua KPK harus paham cara menghadapi akal-akalan koruptor. Pimpinan KPK mesti memahami strategi dalam kasus Komjen Budi Gunawan, melawan praperadilan mafia peradilan, dan manuver para petinggi Polri yang akan terus menggergaji KPK.

"Ada upaya kasus BG akan dimentahkan paralel dengan pelemahan pemberantasan korupsi," ujarnya.

Melihat situasi KPK yang dilemahkan, Mbak Rachma mengaku tak heran. Ia tahu bahwa sejak usai Pilpres 2014 kemenangan penguasa sekarang adalah grand design untuk tujuan jahat.

"Agar kasus-kasus korupsi sampai mega-skandal korupsi Rp 138,4 triliun seperti BLBI, penjualan aset negara yang tidak diusut alias dipetieskan, oleh rezim penguasa saat ini," tutup putri Bung Karno ini. [ald]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya