Berita

ferry mursyidan baldan/net

Bisnis

April, Menteri Ferry Mulai Review Tata Ruang Seluruh Provinsi

MINGGU, 08 MARET 2015 | 14:23 WIB | LAPORAN:

Pemerintah berencana melakukan review tata ruang seluruh provinsi di Indonesia. Hal itu dilakukan untuk sinkronisasi sehingga terlahir desain besar tata ruang nasional.

Menteri Agraria dan Tata Ruang, Ferry Mursyidan Baldan menyatakan, review tersebut rencananya dilakukan pada bulan April. Diharapkan November 2015 rampung.

"Ke depan tidak ada lagi tata ruang yang kedepankan ego sektoral," tegas Ferry dalam seminar "Menentukan Kembali Tata Kelola Wilayah Nusantara yang Berazaskan pada Kedaulatan Bangsa dan Keadilan" di Bandung, Jawa Barat.


Masih menurut Ferry, negara harus hadir untuk mempertegas rencana tata ruang nasional. Pasalnya, keberadaan tata ruang sangat terkait dengan kenyamanan serta kesejahteraan masyarakat.

"Kita lihat pola tata ruang dengan melihat peta provinsi. Apa saja potensi yang ada didalamnya, masyarakat hidupnya di mana, hutannya di mana, sungainya di mana. Karena, ketika tata ruang kabupaten/kota yang dikedepankan, maka akan menjadi potensi konflik, perbatasan akan menjadi masalah," papar politisi Nasdem itu.

Oleh karena itu, pihaknya akan memberikan kewenangan yang lebih besar kepada pemerintah provinsi untuk mengatur desain tata ruang. Namun demikian, tata ruang tersebut nantinya harus disinkronkan dengan desain yang ada di provinsi.

"Bukan berarti bupati dan walikota tidak diberikan kewenangan, tapi harus didasarkan atas tata ruang provinsi, harus ada desain besar," tegasnya.

Ia juga mengingatkan kepada pemegang kebijakan untuk tidak tergoda rayuan pihak tertentu yang ingin merubah tata ruang.

"Kalau mau tata ruang yang benar, harus ada peran negara. Kalau ada yang mau merusak tata ruang, turunkan. Kalau penataan ruang dirusak, pasti akan berdampak dan berakibat. Ini harus dilihat sebagai komitmen baru," pungkas Ferry.[wid]


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya