Berita

ilustrasi/net

Bisnis

Jokowi Jangan Tunjuk Pedagang Sebagai Kambing Hitam

JUMAT, 06 MARET 2015 | 19:59 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Dalam kampanyenya di 2014, Joko Widodo pernah berjanji akan selalu hadir ketika masyarakat menghadapi situasi sulit. Tapi realita di lapangan menunjukkan pemerintah tak berdaya menghadapi situasi kenaikan harga bahan pokok yang terjadi.

"Akan menjadi masalah jika kenaikan harga sudah tidak terkendali sehingga menyengsarakan kehidupan masyarakat dengan ekonomi tingkat bawah. Apalagi bila kenaikan tersebut mengakibatkan angka inflasi yang tinggi," kata Ketua Litbang DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), Ihsan Jauhari, Jumat (6/3).

Kata dia, bila koordinasi pemerintah berjalan baik, semua potensi kenaikan harga pasti bisa ditangani sejak dini. Pemerintah juga harus segera ambil langkah "keroyokan" yang melibatkan lintas kementrian dan instansi.


"Jangan lagi menunjuk pedagang sebagai kambing hitam dari kelambanan kinerja pemerintah. Di samping itu, upaya menangani sumber-sumber kenaikan harga menjadi urgent untuk dilakukan," tambah Ihsan.

Sebelumnya, dalam pantauan IKAPPI, Jumat pagi (6/3), harga bawang di Pasar Induk Kramatjati Jakarta berkisar Rp 18.000/Kg. Namun dalam hitungan jam, pada siang hari terpantau kenaikan yang tinggi hingga menyentuh harga Rp 25.000/Kg.

Ihsan meminta pemerintah lebih tanggap terhadap situasi ini. Jangan sampai situasi kenaikan harga bawang ditangani seperti penanganan kenaikan harga beras yang terkesan "kagetan". [ald]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya