Berita

ilustrasi

Advertorial

JBNP Gandeng PTDI Bikin Jeep Militer

Genjot Alutsista Buatan Dalam Negeri
SELASA, 03 MARET 2015 | 08:02 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PT Jala Berikat Nusantara Perkasa (JBNP) bekerja sama dengan PTDirgantara Indo­nesia (PTDI) membangun produk ketahanan negara beru­pa kendaraan Indonesian Light Strike Vehicle (ILSV).

"ILSV merupakan kend­araan multypurpose jenis Jeep yang bisa digunakan sebagai kendaraan taktis serta kend­araan khusus," ujar Direktur Utama PT Jala Berikat Nu­santara Perkasa Johny Tanoto, kemarin.

Johny mengatakan, ken­daraan ILSV itu dilengkapi dengan sistem persenjataan roket dari darat ke udara, darat ke darat dan jenis senjata lain­nya yang bekerja sama dengan PTDI untuk membuat kon­sep design engineering.


Atas produk itu, perseroan juga turut serta dalam pam­eran Indo Defence bebera­pa waktu lalu dan mendapat­kan stand terbaik dengan an­tusiasme yang tinggi dari masyarakat.

Johny berharap di hari-hari besar TNI, Indonesia su­dah bisa mempersembah­kan parade alat utama sistem persenjataan (alutsista) bua­tan dalam negeri. "Pin­tar tidak menggurui, cepat tidak mendahului, kehadiran kita untuk saling meleng­kapi," ucapnya.

Menurut dia, ada empat pa­rameter jika suatu negara ingin menjadi kuat, di antaranya memiliki pertahan­an yang unggul.

Lalu, memiliki SDM profe­sional, fasilitas produksi, per­alatan mutakhir, sistem dan me­tode yang mengikuti perkem­bangan teknologi serta dapat mengayomi keutuhan wilayah.

Memiliki peralatan mu­takhir, lanjut Johny, turut di­tentukan oleh kemampuan industri pertahanan dalam memenuhi kebutuhan pen­gadaan dan pemeliharaan alut­sista secara mandiri. ***

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya