Berita

Dunia

DK PBB Kecam Perusakan Artefak Kuno oleh ISS

SABTU, 28 FEBRUARI 2015 | 15:07 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Dewan Keamanan PBB mengecam aksi teror terbaru oleh kelompok militan ISIS di Irak yang menghancurkan artefak agama dan budaya peninggalan sejarah.

Dalam video terbarunya Kamis lalu (26/2), sejumlah militan ISIS menyerang patung Asyur kuno san sejumlah artefak lainnya yang diidentifikasi sebagai barang antik dari abad ke-7 sebelum masehi. Mereka menilai, artefak-artefak itu merupakan simbol penyembahan berhala dan harus dimusnahkan.

"Para anggota Dewan Keamanan mengutuk keras aksi teror biadab yang sedang berlangsung di Irak oleh ISIS," kata Dewan Keamanan PBB dalam sebuah pernyataan.


Dalam pernyataan yang sama disebutkan bahwa ulah ISIS haruslah segera dihentikan.

"(ISIS) juga menghancurkan dengan sengaja artefak agama dan budaya tak tergantikan yang disimpan di Museum Mosul dan pembakaran ribuan buku dan manuskrip langka dari Perpustakaan Mosul," masih kata pernyataan Dewan Keamanan PBB seperti dimuat Reuters.

Sebelumnya, awal bulan ini Dewan Keamanan PBB telah melarang semua perdagangan barang antik dari Suriah dan Irak. hal itu merupakan salah satu upaya penghentian aliran dana bagi ISIS.

Belum jelas berapa banyak yang ISIS peroleh dari penjualan barang antik. Namun sejumlah diplomat memperkirakan bahwa jumlah tersebut amat signifikan.

Kepala budaya, pendidikan dan ilmu pengetahuan badan PBB UNESCO, Irina Bokova, juga mengutuk penghancuran artefak di Museum Mosul.

"Saya mengutuk ini sebagai serangan yang disengaja terhadap sejarah dan budaya milenium Irak," tegasnya. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya