Berita

Buya Syafi'i/net

Politik

JELANG KONGRES PAN

Buya Syafi'i Cocok dengan Visi Zulkifli Hasan

KAMIS, 26 FEBRUARI 2015 | 14:53 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Calon Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan berkunjung ke kediaman mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Buya Syafi'i Ma'arif di Pesona Residence, Sleman, Yogyakarta (Kamis, 26/2).

Dijelaskan Zulkifli bahwa inti pertemuan itu untuk memohon doa restu dari Buya agar Kongres ke-IV di Bali pada tanggal 28 Februari nanti berjalan lancar.

"Silaturahmi, juga menyampaikan PAN akan menggelar kongres dan mohon doanya agar kongres PAN bisa berlangsung lancar dan demokratis," ujar pria yang akrab disapa Zulhas itu.


Buya, lanjut Zulhas, menginginkan agar tidak ada konflik perpecahan yang berujung pada dualisme di PAN, hanya karena perebutan kursi ketua umum. Selain itu, Buya juga berharap agar ketua umum PAN dapat dipilih secara adil dan demokratis.

"Buya berharap kongres berlangsung baik, tidak ada aneh-aneh, intimidasi saling menjegal, memilih sesuai hati nurani masing-masing," tandasnya.

Sementara itu, Buya Syafi'I Ma'arif secara khusus juga mendukung ide-ide yang diusung Zulhas untuk PAN lima tahun ke depan.

"Tadi kita sampaikan mengenai gagasan, seperti membuka konvensi capres. Buya mengatakan itu luar biasa," sambungnya.

Sementara ditemui terpisah, Buya mengaku cocok dengan konsep otonomisasi Zulhas, yang memberikan kewenangan penuh bagi pimpinan daerah/wilayah menentukan kebijakan sendiri di daerah/wilayah masing-masing. Sehingga tidak lagi terjadi sistem terpusat yang mengharuskan semua putusan diselesaikan di pimpinan pusat.

"Itu bagus, jangan terpusat, Kalau semua ditentukan pusat tidak sehat itu," tandas Buya Syafi'i. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya