Berita

Bisnis

Dubes Austria Undang Menristekdikti RI Hadiri Ultah Universitas Vienna

SENIN, 23 FEBRUARI 2015 | 10:45 WIB | LAPORAN:

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, M Nasir, didampingi oleh Deputi Bidang Sumber Daya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, M Dimyati, pada pekan lalu menerima kunjungan Duta Besar Austria untuk Indonesia, Andreas Karabaczek.

Dubes Austria membawa serta rombongan perwakilan universitas di Austria, antara lain Prof. A Min Tjoa yang saat ini menjabat sebagai Direktur The Institute of Software Technology and Interactive Systems, Vienna.

Pertemuan tersebut membahas kerjasama yang sudah dilakukan di bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan pendidikan tinggi antara Indonesia dan Austria. Juga strategi serta upaya ke depan untuk meningkatkan apa yang sudah berhasil dijalankan selama ini, khususnya melalui ASEA-UNINET (ASEA-European University Academic Network).


Prof. AM Tjoa juga menyampaikan kepada Menristekdikti bahwa pada 26 Oktober 2016 pihaknya akan menyelenggarakan event The Austrian Jubilee University Anniversary-Event 2015". Kegiatan ini mengusung tema Pencapaian Ilmu Pengetahuan Dalam Peringatan Hari Jadi ke 200 tahun Vienna University of Technology (1815-2015) dan Hari Jadi ke-650 tahun University of Vienna (1365-2015)".

Dubes Austria, Andreas Karabaczek menyampaikan harapannya M Nasir bersedia untuk menghadiri event yang akan akan diselenggarakan di Kedutaan Besar Austria tersebut.

ASEA-UNINET sendiri untuk diketahui didirikan pada 1994 oleh perwakilan dan universitas-universitas di Austria, Indonesia, Thailand dan Vietnam. Organisasi yang awalnya dinamai Austrian-South East Asian University Network ini kini beranggotakan lebih dari 70 universitas dari 17 negara.

Prof. AM Tjoa memaparkan bahwa fokus perhatian ASEA-UNINET khususnya adalah penguatan kerjasama di bidang ilmu pengetahuan yang selama lebih dari 20 tahun dijalankan antara universitas di Indonesia dan Austria. Mantan presiden ASEA-UNINET ini menggarisbawahi delapan universitas unggulan di Indonesia sebagai perhatian utamanya, yaitu Universitas Indonesia, Universitas Diponegoro, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Surabaya, Universitas Airlangga, Universitas Udayana dan Universitas Sumatra Utara.

M Nasir mengapresiasi positif upaya yang telah dijalankan ASEA-UNINET selama ini, dan menyampaikan bahwa hal tersebut juga menjadi perhatian utama kementeriannya.[wid] 

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya