Berita

barack obama berpidato/net

Dunia

Obama: AS Tidak Berperang dengan Islam!

KAMIS, 19 FEBRUARI 2015 | 14:31 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Barack Obama menyebut bahwa Amerika Serikat tidak sedang berperang melawan Islam, melainkan melawan orang-orang yang menyesatkan Islam.

Hal itu ditegaskan Obama di hadapan lebih dari 60 perwakilan negara-negara di dunia yang hadir dalam sebuah konferensi di Gedung Putih demi membahas ekstrimisme dan terorisme.

"Kita tidak seharunya memberikan mereka (ISIS) legitimasi keagamaan yang mereka cari," sebutnya seperti dimuat Al Jazeera pada Kamis (19/2).


"Mereka (ISIS) menyebarkan gagasan bahwa Amerika Serikat dan Barat pada umumnya sedang berperang dengan Islam. Itu adalah cara mereka merekrut, itulah cara mereka meradikalisasi anak muda," sambung Obama.

Karena itulah, Obama menyebut bahwa dunia harus bersatu menghadapi ideologi yang meradikalisasi orang. Ia pun menilai bahwa kelompok-kelompok militan sepeti ISIS dan al-Qaeda bukanlah pemipin-pemimpin agama, melainkan teroris.

"Kami tidak sedang berperang dengan Islam. Kami berperang dengan orang yang menyesatkan Islam," tegas Obama.

Ia menambahkan, dirinya ingin membuat komunitas Muslim yakin dan tidak merasa dihakimi atau terpinggirkan dengan kejahatan ekstrimis yang mengatasnamakan Islam.

"Tidak ada agama yang bertanggungjawab atas kekerasan dan terorisme. Yang bertanggungjawab adalah individu-induvidu," tutur Obama.

"Kita harus memastikan bahwa kita tidak menstigmatisasi seluruh masyarakat," tambahnya.

Konferensi itu sendiri diketahui digelar selama tiga hari di Amerika Serikat. Konferensi yang mengangkat tema "Melawan Ekstremisme Kekerasan" itu dihadiri oleh sejumlah aparat penegak hukum, pemimpin Muslim dan anggota parlemen dari sejumlah negara. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya