Berita

Pimpinan Boko Haram Abubakar Shekau/net

Dunia

Boko Haram Janji Mau Ganggu Pemilu Nigeria

RABU, 18 FEBRUARI 2015 | 16:23 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pimpinan kelompok militan Boko Haram Abubakar Shekau mengancam akan menganggu pemilihan umum yang akan dilakukan di Nigeria dalam waktu dekat ini di Nigeria.

"Pemilihan umum ini tidak akan digelar bahkan bila kita mati," kata Shekau dalam sebuah video yang dirilisa secara online (Rabu, 18/2).

Boko Haram sendiri sebelumnya telah membuat pemilihan umum di Nigeria mundur beberapa minggu. Pemilihan umum itu sendiri mulanya dijadwalkan akan digelar pada tanggal 14 Februari lalu. Namun Komisi Pemilihan Umum Independen Nigeria terpaksa memundurkan jadwal hingga 28 Maret mendatang karena merasa Nigeria kekuarangan pasukan untuk menjaga agar pemilu berlangsung damai.


Hal itu disebabkan karena sebagian besar pasukannya fokus menangani Boko Haram yang berulah dan menargetkan warga sipil.

Seperti dimuat Press TV, video itu muncul beberapa saat setelah Boko Haram melakukan dua serangan terpisah yang merenggut sedikitnya 38 nyawa.

Serangan pertama terjadi pada Selasa (17/2) di check point di desa Yamarkumi. Dalam serangan itu, sedikitnya 36 orang tewas dan 20 lainnya luka-luka.

Selang empat jam kemudian, Boko Haram melancarkan serangan kedua di wilayah Lobe yang menewaskan dua orang dan melukai 13 orang lainnya. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya