Berita

puan maharani/net

Kesehatan

Puan Maharani: Kasus Obat Pembunuh RS Siloam Sudah Ditindaklanjuti Menkes

RABU, 18 FEBRUARI 2015 | 15:59 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintah sudah berkoordinasi dengan BPOM untuk menarik obat suntik jenis buvanest spinal 0,5 persen heavy yang mengakibatkan dua orang pasien meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam, Karawaci, Tangerang.

Begitu komentar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani menanggapi dugaan malpraktek yang terjadi di Rumah Sakit Siloam Karawaci, Tangerang, Banten.

"Sudah ditindaklanjuti adanya kedua obat tersebut dan sudah ditarik dari pasaran. Sudah mengingatkan perusahan yang mengedarkan, sudah kita cermati kembali dan evaluasi sehingga tidak boleh terjadi lagi," ujarnya saat ditemui usai rapat paripurna DPD RI, di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta (Rabu, 18/2).


Lebih lanjut, putri Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri itu memastikan bahwa pemerintah, salam hal ini Menteri kesehatan, saat ini sedang melacak kemungkinan adanya peredaran jenis obat serupa di pasaran.

Disampaikan juga oleh ketua DPP PDIP nonaktif itu bahwa pemerintah masih akan mencermati kasus ini sebelum memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan.

"Sampai saat ini kami tetap mencermati langkah apa yang menyeluruh, apa yang terjadi di rumah sakit itu. Sudah ditindaklanjuti dan obat sudah distop dan ditarik secepatnya dari pasaran," tandasnya.[wid]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

Prabowo Harus Siapkan Langkah Antisipatif Ketahanan Energi

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:59

Beckham Jawab Keraguan dengan Tampil Trengginas di GBK

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:48

Daftar 97 Pinjol yang Didenda KPPU Imbas Praktik Kartel Suku Bunga

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:28

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Wejangan Ray Dalio

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:45

Ketua DPD Dorong Pembangunan Fondasi Sepak Bola Lewat Kompetisi

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:29

KPPU Denda 97 Pinjol Buntut Praktik Kartel Suku Bunga

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:59

Purbaya Disentil Anas Urbaningrum Usai Nyemprot Ekonom Kritis

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:33

Serius Bahas PP Tunas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:18

Polri Didesak Audit Dugaan Aliran Dana Asing ke LSM

Sabtu, 28 Maret 2026 | 00:59

Selengkapnya