Berita

abraham samad/net

Hukum

Jika Keberatan, Samad Bisa Ajukan Praperadilan

SELASA, 17 FEBRUARI 2015 | 18:38 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Siapapun yang dipanggil oleh penegak hukum dan panggilan tersebut secara patut dan jelas mengenai alasan pemanggilan, maka seyogyanya pihak terpanggil datang.

Begitu kata Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani menanggapi penolakan Ketua KPK Abraham Samad memenuhi panggilan Polda Sulselbar, saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu (Selasa, 17/2).

"Ini berlaku baik untuk AS (Abraham Samad) maupun untuk BG (Budi Gunawan) atau siapapun," ujarnya.


Samad, lanjutnya, harus menyampaikan secara resmi kepada penyidik mengenai ketidaklengkapan yang mereka maksud. Bahkan jika diperlukan, masih lanjut Arsul, Samad bisa mengajukan praperadilan.

"Kalau perlu ajukan praperadilan seperti yang dilakukan BG, jika panggilan dan penetapannya (Samad) sebagai tersangka cacat yuridis," sambung wasekjend PPP itu. (Baca: Abraham Samad Tak Penuhi Panggilan Polisi, Alasannya Ini...)

Arsul menambahkan bahwa sebagai bagian dari penegak hukum juga, maka Samad perlu menuangkan keberatannya dalam surat resmi dan juga menjelaskan kepada publik mengenai keberatannya secara proporsional.

"AS penegak hukum, jadi dia harus menyampaikan alasan hukumnya dengan benar," tandasnya. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya