Berita

Hukum

Wakapolri Wara-wiri Istana Bogor, Nanti Malam Jokowi Umumkan Pelantikan BG?

SELASA, 17 FEBRUARI 2015 | 13:41 WIB | LAPORAN:

. Sikap Jokowi atas hasil praperadilan yang memenangkan Budi Gunawan masih belum terbaca. Namun, presiden sudah memperlihatkan tanda-tanda akan mengambil keputusan.

Pagi ini (Selasa, 17/2), Presiden memanggil Wakapolri Komjen Badrodin Haiti ke Istana Bogor. Kemungkinan, pemanggilan ini adalah untuk koordinasi mengenai keputusan yang akan diambil Jokowi.

Badrodin tiba di Komplek Istana Bogor sekitar pukul 10.30. Dia masuk lewat pintu depan, sehingga tidak bisa ditemui media. Semalam, Badrodin juga terlihat melakukan koordinasi dengan Jokowi. Dia datang setelah Jokowi selesai rapat bersama sejumlah menteri kabinet kerja.


Dia pulang dari Istana Bogor hampir paling akhir, tepatnya setelah menteri dan anggota kabinet lainnya pulang. Sayangnya, dia masih tidak bisa ditemui wartawan. Dia keluar melalui gerbang depan Istana, padahal para menteri dan anggota kabinet lainnya keluar dari pintu samping kiri.

Kemungkinan Jokowi dan Badrodin menggelar koordinasi mengenai keputusan yang akan diambil atas pencalonan Budi Gunawan juga terlihat dari ucapan Kepala Staf Kepresidenan Luhut Panjaitan.

Dalam rapat audiensi mengenai persiapan peringatan Konferensi Asia-Afrika, Luhut meminta peserta rapat untuk memberikan pemaparan secara singkat. Pasalnya, Presiden Jokowi akan ada kegiatan untuk persiapan acara nanti malam.

Dalam agenda yang diedarkan Biro Pers Istana, tidak tercantum jadwal kegiatan Jokowi nanti malam. Dalam agenda itu, hanya ada kegiatan Jokowi hari ini, yaitu pukul 9.30 menggelar audiensi, pukul 10 pemaparan, dan pukul 11 koordinasi. Semua agenda itu digelar di Istana Bogor. Kuat dugaan, acara nanti malam adalah pengumuman keputusan Jokowi atas polemik pencalonan Budi. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya