ilustrasi/net
ilustrasi/net
Menurut data terbaru yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertahanan, ada 60 perwira militer Myanmar yang mengambil bagian dalam kursus pelatihan yang dipimpin oleh pemerintah Inggris pada tahun 2014 lalu itu.
Penggunaan dana itu memicu kritik terutama dari sejumlah parlemen Inggris yang menyebut bahwa hal itu merupakan kejahatan perang yang dilakukan oleh militer Myanmar. Kritik itu muncul bukan tanpa alasan. Menurut laporan gugus tugas PBB tentang pengawasan dan pelaporan, sepanjang tahun 2013 hingga 2014, ada sekitar 126 anak-anak yang diduga direkrut untuk bergabung dengan tentara negara.
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55
UPDATE
Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08
Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48
Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34
Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19
Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04
Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54
Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43
Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28
Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27
Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17