Berita

pelaku serangan di denmark/net

Dunia

Polisi Identifikasi Pelaku Penembakan di Copenhagen

SENIN, 16 FEBRUARI 2015 | 14:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pelaku penembakan di Copenhagen akhir pekan kemarin berhasil diidentifikasi. Menurut keterangan kepolisian Copenhagen, pelaku merupakan seorang pria kelahiran Denmark berusia 22 tahun.

Ia ditembak mari pada Minggu pagi beberapa jam setelah penembakan ganda di ibukota Denmark tersebut.

Meskipun polisi tidak menyebutkan pelaku, namun Denmark TV2 News melaporkan bahwa nama orang itu adalah Omar Abdel Hamid El-Hussein. Selain itu, tabloid Denmark Ekstra Bladet menulis di situsnya bahwa orang itu dibebaskan dari penjara hanya dua minggu yang lalu setelah menjalani hukuman atas kasus penyerangan.


Perlu diketahui, terjadi dua kali serangan di Copenhagen pada akhir pekan lalu. Serangan pertama terjadi pada Sabtu sore (14/2) di pusat kebudayaan Krudttoenden. Ketika serangan terjadi, di tempat itu tengah digelar seminar tentang kebebasan berbicara. Acara ini turut dihadiri oleh kartunis Lars Vilks, yang telah dihujani berbagai ancaman setelah membuat karikatur tentang Nabi Muhammad. Dalam insiden itu, seorang sutradara film Denmark 55 tahun Finn Noergaard tewas dan tiga polisi terluka.

Kemudian serangan kedua terjadi hari Minggu pagi di luar rumah ibadat utama Copenhagen, dekat dengan Stasiun Norreport. Dalam insiden itu, seorang pria Yahudi berusia 37 tahun, Dan Uzan ditembak mati di kepala, sedangkan dua petugas polisi ditembak di bagian lengan dan kaki.

Kepolisian setempat menyebut, pelaku penemakan dikenakan beberapa pasal seperti kejatan yang berkaitan dengan pelanggaran undang-undang senjata dan kekerasan.

Xinhua memuat, indikasi awal menunjukkan bahwa pelaku melakukan serangan itu seorang diri dan tidak ada tersangka lain yang terlibat. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya