Berita

foto: unjuk rasa/net

Dunia

Warga Tunisia Kecam Sikap Media Barat Soal Pembunuhan 3 Mahasiswa AS

SENIN, 16 FEBRUARI 2015 | 13:25 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sejumlah warga Tunisia menggelar aksi unjuk rasa memprotes pembunuhan tiga mahasiswa muslim di Amerika Serikat.

Seperti dimuat Press TV (Senin, 16/2), massa yang datang dari kalangan pelajar, mahasiswa, politisi, tokoh masyarakat, dan aktivis HAM itu berkumpul di ibu kota Tunisia dan mengecam media-media mainstream Barat yang dinilai bias dalam pemberitaan.

Mereka menyebut bahwa cara media Amerika Serikat meliput pembunuhan mahsiswa Muslim merupakan bentuk penghinaan terhadap lebih dari satu miliar umat Islam di dunia.


"Media Barat mengutamakan apa yang disebut para ahli, politisi, dan intelektual yang berbaris dengan pembunuh (Perdana Menteri Israel Benjamin) Netanyahu setelah penembakan Charlie Hebdo, sementara Muslim yang menjadi korban teroris Amerika diabaikan," kata seorang wanita muda di protes.

"Membenarkan pembantaian yang dilakukan oleh seorang ekstrimis Amerika adalah kejahatan dan bentuk terorisme," kata pengunjuk rasa lain.

Para pengunjuk rasa menyamakan kebiadaban dari penembak dengan kelompok ISIS di Irak dan Suriah.

"Hak asasi manusia tidak dapat dipisahkan sesuai dengan kepentingan negara, kejahatan teroris harus dilaporkan seperti itu. Kami membanting terorisme dari ISIL yang membakar pilot Yordania mati tapi kita juga mengutuk pembunuhan tiga muslim tak berdosa Amerika," kata seorang pengunjuk rasa lainnya. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya