Berita

Ichsanuddin Noorsy

Hukum

Ichsanuddin Noorsy: KPK harus Usut Tuntas Kasus SKL BLBI

MINGGU, 15 FEBRUARI 2015 | 13:07 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Meskipun terdapat indikasi pidana yang dilakukan para bankir, namun KPK tidak bisa mengusutnya. Sebab perkara tersebut terjadi jauh sebelum KPK berdiri.

Demikian disampaikan pengamat ekonomi-politik Ichsanuddin Noorsy (Minggu, 15/2) terkait penanganan kasus penerbitan Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuidasi Bank Indonesia (SKL BLBI) oleh KPK.

Menurutnya, KPK hanya bisa menangani pada wilayah proses penyelesaian, pembayaran kewajiban atau  utang para obligor. Karena ada indikasi kongkalikong, di dalam proses pemberian SKL BLBI.


Karena dia memetakan, proses SKL BLBI mencakup tiga hal. Pertama, bagaimana menilai aset. Kedua, apakah aset yang diberikan memadai atau tidak. "Dan ketiga  bagaimana BPPN mengelola aset. Pada pengelolaan aset, apakah penjualannya sesuai dengan nilai kewajibannya,” terang Noorsy.

Saat ditanya mengenai kabar kisruh KPK VS Polri juga terkait penanganan kasus BLBI, Noorsy menjawab, Saya kira kalau yakin tidak ada yang salah dengan kebijakan SKL BLBI di era Presiden Megawati, saya kira tidak perlu ada yang ditakuti.” [zul]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya