Berita

ILUSTRASI/IST

BANJIR JAKARTA

Puluhan Sekolah di Jakarta Sempat Terendam Banjir

JUMAT, 13 FEBRUARI 2015 | 13:37 WIB | LAPORAN:

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Arie Budhiman mengungkapkan bahwa sejumlah sekolah yang ada di ibukota sempat terendam banjir, akibat hujan lebat yang turun beberapa hari terakhir.

Sekolah-sekolah yang jumlahnya mencapai puluhan tersebut, jelas Arie, tidak dapat beraktifitas sama sekali karena banjir. Sehingga, siswa-siswa itu pun akhirnya harus diliburkan.

"Peserta didik ada yang kesulitan datang ke sekolah karena akses menuju sekolahnya banjir. Kebanyakan sekolah libur di hari pertama banjir besar pas hari," kata Arie saat dihubungi wartawan dari Jakarta, Jumat (13/2).


Sekolah yang sempat terendam banjir itu yakni SMPN 10, SMPN 183, SMPN 232, SMPN 140, SMAN 27, SMAN 77, SMAN 13, SMAN 111, SMAN 8, SMAN 96, SMAN 60, SMKN 12, SMK Yapenda, SMK Tri Darma, SMK Diponegoro 2, SMK Pusaka 1, PKBM 33 Jakarta Timur, TK As Saadah, TK Riyadus Shalihin, SDN Kwitang 01, SDN Kramat 02, SDN Kemayoran 09, SDN Cempaka Baru 03, SDN Kapuk Muara 01, SDN Jatinegara 10 dan SDN Kayu Putih 09 Pagi.

Selain itu, Arie mengungkapkan bahwa ada juga sejumlah sekolah yang harus dijadikan tempat pengungsian bagi para warga yang menjadi korban banjir.

"Akan tetapi, meskipun sekolah-sekolah tersebut menjadi tempat pengungsian korban banjir, aktivitas belajar dan mengajar mereka tidak terganggu," katanya.

Sekolah yang sempat dijadikan sebagai lokasi pengungsian tersebut antara lain SMA Negeri 76 (di Jalan Tipar, Cakung, Jakarta Timur), SMK Negeri 54 (di Jalan Bendungan Jago Nomor 53, Kemayoran, Jakarta Pusat), SD Negeri Bidara Cina 03 Pagi, SD Negeri Kampung Melayu 01 Pagi, dan SD Negeri Kampung Melayu ‎02 Petang Jakarta Timur.

Namun, lanjutnya, karena banjir yang sudah berangsur surut Selasa (10/2) lalu, sejumlah pengungsi pun mulai meninggalkan sekolah, dan kembali ke rumah mereka masing-masing. [sim/jkt/man]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya