Berita

foto: ijazah yang dimasukkan botol dilempar ke laut/presstv

Dunia

Protes Blokade Gaza, Sejumlah Mahasiswa Lempar Ijazah ke Laut Mediterania

SENIN, 09 FEBRUARI 2015 | 14:05 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sejumlah mahasiswa di Jalur Gaza melemparkan ijazah mereka ke Laut Mediterania sebagai bentuk protes atas blokade yang dilakukan Israel di wilayah Palestina pada Minggu (8/2).

Mereka menilai, blokade itu selain telah mengisolir masyarakat Gaza juga telah menghancurkan harapan para mahasiswa Gaza yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Belum jelas apakah ijazah yang mereka masukkan ke dalam botol sebelum akhirnya dilempar ke laut itu merupakan ijazah asli atau salinan.


Namun demikian, salah seorang mahasiswa yang terlibat dalam aksi itu menyebut bahwa dirinya telah kehilangan kepercayaan akan penegakkan hak asasi manusia.

Sementara itu seorang mahasiswa lainnya menyebut bahwa dirinya telah diterima di sebuah universitas di luar negeri. Namun ia tidak dapat berangkat karena adanya penutupan akses jalur.

Para mahasiswa itu menuntut agar masyarakat internasional, terutama Liga Arab dan Organisasi Kerjasama Islam bisa memenuhi tanggungjawa mereka untuk membuka wilayah yang diblokade.

Diketahui, sejak Januari lalu, ratusan orang di Jalur Gaza yang terkepung bergabung dengan protes terhadap penutupan berlarut-larut dari perbatasan Rafah oleh pemerintah Mesir. Warga Palestina menuntut agar Mesir membuka kembali jalur perbatasan tersebut.

Ada sekitar 25 ribu pasien dan mahasiswa yang masuk dalam daftar tunggu untuk bisa menggunakan penyeberangan Rafah dan meninggalkan Gaza demi perawatan medis dan melanjutkan studi ke luar negeri.

Gaza sendiri, seperti dimuat Press Tv, diketahui telah diblokade sejak Juni 2007 lalu. Hal itu membuat masyarakat Gaza mengalami penurunan standar hidup, tingkat pengangguran melambung, dan angka kemiskinan yang juga meningkat. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya