Berita

foto: Brian Williams/net

Dunia

Buat Laporan Palsu di Irak 12 Tahun Lalu, Pembawa Acara ini Mundur

MINGGU, 08 FEBRUARI 2015 | 19:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pembawa acara NBC Nightly News, Brian Williams akan segera mengundurkan diri dari pekerjaanya dalam beberapa hari ke depan. Langkah itu diambil di tengah kritik yang meningkat baru-baru ini terkait laporan palsu yang dibuat Williams dalam sebuah insiden yang terjadi di Irak tahun 2013 lalu.

Williams sendiri pada Rabu lalu diketahui membuat pengakuan bahwa dirinya telah berbohong dalam melakukan pemberitaan tahun 2003. Pada saat itu ia menyebut dirinya berada di helikopter yang terkena tembakan musuh.

"Saya melakukan kesalahan dalam mengingat peristiwa 12 tahun yang lalu," kata Williams seperti dimuat Press Tv.


"Saya ingin minta maaf. Saya mengatakan bahwa saya melakukan perjalanan di dalam pesawat terbang yang terkena RPG (roket granat). Padahal saya berada di dalam pesawat berikutnya," sambungnya.

Sementara itu dalam sebuah pernyataan kepada staf NBC News yang dipublikasikan pada hari ini (Minggu, 8/2) Williams mengatakan bahwa ia menyesali tindakannya tersebut.

Kendati tidak memastikan kapan ia akan kembali menapaki karirnya, ia menekankan bahwa ketika ia kembali, ia akan menjaga kepercayaan setiap orang.

Pengakuannya terkait berita tahun 2003 lalu itu muncul menyusul laporan sejumlah veteran perang yang mengaku berada dalam helikopter yang terkena tembak musuh itu tapi tidak melihat Williams di dalamnya. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya