Berita

foto: ilustrasi pembunuhan yang dilakukan ISIS/net

Dunia

Bersekongkol dan Melakukan Sihir, Alasan ISIS Kembali Bunuh 7 Warga Sipil

MINGGU, 08 FEBRUARI 2015 | 17:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

RMOL. Kelompok militan ISIS dikabarkan telah kembali melakukan eksekusi kepada tujuh orang warga sipil di wilayah pendudukannya di utara Suriah.

Menurut kabar terbaru yang dihembuskan oleh organisasi HAM yang berbasis di Inggris, Syrian Observatory for Human Rights pada Minggu (8/2) itu menyebut bahwa eksekusi terbaru yang dilakukan ISIS itu dilakukan secara terpisah.

Tiga orang pertama dibunuh ISIS dengan cara dipenggal di bagian kepala di wilayah dekat basis udara al-Tabqa di Raqqa Suriah. Ketiga orang itu dieksekusi karena dituduh telah bersekongkol dengan pasukan Suriah.


Dalam informasi yang sama disebutkan bahwa ISIS juga membunuh seorang pria lainnya di sisi barat kota Raqqa atas tuduhan sihir.

Sedangkan tiga orang lainnya, seperti dimuat Press TV, dibunuh dengan cara ditembak mati dan kemudian disalibkan oleh ISIS di provinsi sebelah utara Aleppo.

Awal Februari lalu, Syrian Observatory for Human Rights juga telah mengeluarkan laporan yang menyebutkan bahwa ISIS telah melakukan eksekusi kepada sekitar 50 orang pada awal tahun ini.

Beberapa di antaranya dilakukan dengan cara ditembak dan dipenggal. Di antara mereka adalah pilot Yordania Moaz al-Kassasbeh yang dibunuh dengan cara dibakar hidup-hidup dan dua orang tawanan Jepang yang dibunuh dengan cara dipenggal. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya