Berita

foto: Perdana Menteri Kanada Stephen Harper/net

Dunia

Ini Cara PM Kanada Lawan Terorisme

SABTU, 31 JANUARI 2015 | 18:21 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri Kanada Stephen Harper memiliki cara tersendiri untuk melawan terorisme. Ia mengumumkan rancangan undang-undang anti-teror terbaru.

Dalam RUU yang diusulkan pada Jumat (30/1) itu orang yang diduga terlibat dalam plot teror dapat ditahan selama satu minggu tanpa dalih apapun.

Aturan itu juga menyebut bahwa setiap orang yang menyerukan terorisme, kendati tanpa ancaman spesifik akan disebut melakukan kejahatan.


Di bawah aturan yang sama, badan intelijen Kanada, Canadian Security dan Intelijen (CSIS), akan menerima kekuatan tambahan untuk melacak dan menangkap tersangka, termasuk mencegah warga negara Kanada dari bepergian ke luar negeri untuk tujuan teror dengan membatalkan pesawat mereka atau pemesanan wisata lainnya.

Bukan hanya itu, seperti dimuat Press Tv, di bawah peraturan baru itu juga pemerintah berhak menghampus materi terkait teror yang diposting di situs Kanada.

Harper menyebut bahwa RUU itu merupakan hal yang penting mengingat ancaman teror yang meningkat.

Namun demikian, aturan tersebut masih belum bisa diterapkan sebelum disetujui oleh parlemen Kanada. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya