Berita

Susaningtyas Kertopati/net

Hukum

TRAGEDI CALON KAPOLRI

Susaningtyas Kertopati Jadi Saksi Kasus Komjen Budi Gunawan

KAMIS, 29 JANUARI 2015 | 12:47 WIB | LAPORAN:

Mantan anggota DPR RI, Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati, juga dipanggil penyidik KPK dalam penangan kasus suap atau gratifikasi calon Kapolri, Komjen Budi Gunawan.

Nuning, sapaan akrabnya, akan diperiksa sebagai saksi terkait penyidikan dugaan suap dan penerimaan hadiah atau janji terkait kepemilikan transaksi tidak wajar Budi Gunawan. Selama ini Nuning yang pernah bertugas di Komisi I DPR juga dikenal sebagai ahli masalah keamanan dan intelijen.

Menurut KPK, kasus dugaan gratifikasi ini terjadi ketika Budi Gunawan menjabat Kepala Biro Pembinaan Karir Deputi SDM Mabes Polri.


"Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka BG (Budi Gunawan)," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha, menjelaskan peran Nuning melalui pesan singkat kepada wartawan, Kamis (28/1).

Selain politisi Partai Hanura itu, KPK juga mengagendakan pemeriksaan terhadap saksi lain. Mereka adalah Sintawati Soedarno Hendroto dan Tossin Hidayat. Dalam jadwal tertera bahwa Sintawati adalah ibu rumah tangga, sementara Tossin berprofesi Pegawai Negeri Sipil.

"Mereka juga saksi untuk BG," ujar Priharsa.

KPK menetapkan Kepala Lembaga Pendidikan Polisi, Komjen Budi Gunawan, sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji terkait transaksi mencurigakan atau tidak wajar, pada Selasa 13 Januari 2015.

Calon Kapolri itu diduga melakukan tindak pidana korupsi yakni diduga menerima hadiah atau janji pada saat menjabat sebagai Kepala Biro Pembinaan Karir Deputi SDM Mabes Polri periode tahun 2003-2006 dan jabatan lainnya di Kepolisian RI.

Budi disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau huruf b, pasal 5 ayat 2, pasal 11 atau pasal 12 B UU 31.1999 tentang Tipikor juncto pasal 55 ayat 1 kesatu KUHPidana. [ald]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Wacana Penyeragaman Kemasan Bikin Pusing Industri Hasil Tembakau

Selasa, 07 Juli 2026 | 00:08

Komisi IV DPR Siapkan Tim Investigasi Tailing Freeport di Timika

Senin, 06 Juli 2026 | 23:58

MSBI-Apkasi Kolaborasi Kembalikan Kejayaan Sepak Bola RI

Senin, 06 Juli 2026 | 23:36

Korupsi Batu Bara Biang Kerok Blackout di Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 23:30

75 Persen Kredit Pensiunan Kini Bidik Kegiatan Usaha

Senin, 06 Juli 2026 | 23:07

RUU HAM Masih Lemah Melindungi Hak Perempuan

Senin, 06 Juli 2026 | 22:56

Tukar Pikiran Bola Nasional

Senin, 06 Juli 2026 | 22:45

Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online

Senin, 06 Juli 2026 | 22:39

Polri Minta Bandar Narkoba Penyerang Anggota Polres Katingan Serahkan Diri

Senin, 06 Juli 2026 | 22:21

Menaker Pastikan Isu PHK TikTok-Tokopedia Tuntas

Senin, 06 Juli 2026 | 22:20

Selengkapnya