Berita

foto:net

Hukum

Komnas HAM: Penangkapan BW Belum Terindikasi Pelanggaran HAM Berat

SELASA, 27 JANUARI 2015 | 22:39 WIB | LAPORAN:

Penangkapan Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto belum masuk kategori pelanggaran HAM berat.

Demikian disampaikan komisioner Komnas HAM Nur Kholis kepada wartawan di Kantor KPK, Jakarta, Selasa (27/1).

"Tapi kalau nantinya hasil pemeriksaan ditemukan adanya bukti pelanggaran HAM berat maka Komnas HAM bakal melakukan penyelidikan untuk diproses pidana," kata Nur Kholis usai meminta keterangan dari tiga pimpinan KPK.


Sebagaimana diketahui, Tim Penyelidik Dugaan Kriminalisasi Pimpinan KPK yang dibentuk Komnas HAM mendatangi kantor badan antikorupsi tersebut untuk memeriksa Abraham Samad, Adnan Pandu Praja, dan Zulkarnain.

Nur Kholis mengatakan, pihaknya belum dapat mengambil kesimpulan atas penyidikan dugaan kriminalisasi pimpinan KPK sejauh ini, termasuk pelanggaran HAM dalam proses penangkapan yang dilakukan penyidik Bareskrim terhadap BW pada Jumat pagi (23/1) lalu.

"Kalau pelanggaran HAM misalnya ada abuse of power kami kembalikan ke pimpinannya dan kembalikan ke institusi terkait. Kecuali kalau pelanggaran HAM berat kami punya mekanismenya melakukan penyelidikan," jelas Nur Kholis

Dalam pertemuan selama tiga jam lebih tadi dengan tiga pimpinan KPK lain, tim menggali sejumlah informasi, data, dan fakta terkait penangkapan BW dan penetapan status tersangkanya.

"Sementara akan dibahas dan ditelaah dengan lebih jernih oleh Tim Komnas HAM. Termasuk besok kami akan mengumpulkan fakta, informasi, data dari pihak Kepolisian," demikian Nur Kholis.[wid]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Wacana Penyeragaman Kemasan Bikin Pusing Industri Hasil Tembakau

Selasa, 07 Juli 2026 | 00:08

Komisi IV DPR Siapkan Tim Investigasi Tailing Freeport di Timika

Senin, 06 Juli 2026 | 23:58

MSBI-Apkasi Kolaborasi Kembalikan Kejayaan Sepak Bola RI

Senin, 06 Juli 2026 | 23:36

Korupsi Batu Bara Biang Kerok Blackout di Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 23:30

75 Persen Kredit Pensiunan Kini Bidik Kegiatan Usaha

Senin, 06 Juli 2026 | 23:07

RUU HAM Masih Lemah Melindungi Hak Perempuan

Senin, 06 Juli 2026 | 22:56

Tukar Pikiran Bola Nasional

Senin, 06 Juli 2026 | 22:45

Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online

Senin, 06 Juli 2026 | 22:39

Polri Minta Bandar Narkoba Penyerang Anggota Polres Katingan Serahkan Diri

Senin, 06 Juli 2026 | 22:21

Menaker Pastikan Isu PHK TikTok-Tokopedia Tuntas

Senin, 06 Juli 2026 | 22:20

Selengkapnya