Berita

Hukum

Polri: Proses Hukum Terhadap Pimpinan KPK Lainnya Terus Berjalan

SELASA, 27 JANUARI 2015 | 16:35 WIB | LAPORAN:

Mabes Polri memastikan laporan dugaan tindak pidana oleh dua pimpinan KPK, Abraham Samad dan Adnan Pandu Praja, sudah masuk kepolisian.

"Yang sudah ada laporan polisinya dan sudah ada nomor laporannya adalah AS, pelapor Muhamad Yusuf Sahide dari LSM KPK Watch. Selain itu AS juga dilaporkan oleh Muhamad Fauzan Rahman dari Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia," ungkap  Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Rikwanto, di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (27/1).

Sementara itu, untuk kasus dugaan pidana Adnan Pandu Praja alias AP, sambung Rikwanto, dilaporkan oleh Muklis Ramlan SH, yang berlaku sebagai pengacara PT Desy Timber.


"Sedangkan Komisioner KPK lainnya saudara ZK (Zulkarnaen) sudah ada di media bahwa seseorang akan melaporkan. Kami tunggu dulu apakah akan dilaporkan atau tidak," ujarnya.

Masih kata Rikwanto, cepat atau tidak penyelidikan terhadap para pimpinan KPK tergantung para saksi atau barang bukti.

"Kalau memang sudah cukup unsur-unsur pidananya tidak ada alasan berlama-lama diserahkan ke penintut umum atau kejaksaan," tegasnya.

"Namun jika belum kuat bukti-bukti yang dimaksud, pelan-pelan. Penyidik akan mempelajari dulu, meminta bukti dari pelapor terkait dengan laporannya. Penyidik juga mencari bukti lain yang menguatkan pasal. Waktunya relatif, tergantung dengan tahap kasusnya,"jelasnya.

Dia juga pastikan, belum ada panggilan terhadap Plt Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto selaku saksi untuk AS.  

"Pada waktunya akan dipanggil untuk diminta keterangan sebagai saksi. Tapi saat ini belum dijadwalkan," tegasnya. [ald]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Wacana Penyeragaman Kemasan Bikin Pusing Industri Hasil Tembakau

Selasa, 07 Juli 2026 | 00:08

Komisi IV DPR Siapkan Tim Investigasi Tailing Freeport di Timika

Senin, 06 Juli 2026 | 23:58

MSBI-Apkasi Kolaborasi Kembalikan Kejayaan Sepak Bola RI

Senin, 06 Juli 2026 | 23:36

Korupsi Batu Bara Biang Kerok Blackout di Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 23:30

75 Persen Kredit Pensiunan Kini Bidik Kegiatan Usaha

Senin, 06 Juli 2026 | 23:07

RUU HAM Masih Lemah Melindungi Hak Perempuan

Senin, 06 Juli 2026 | 22:56

Tukar Pikiran Bola Nasional

Senin, 06 Juli 2026 | 22:45

Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online

Senin, 06 Juli 2026 | 22:39

Polri Minta Bandar Narkoba Penyerang Anggota Polres Katingan Serahkan Diri

Senin, 06 Juli 2026 | 22:21

Menaker Pastikan Isu PHK TikTok-Tokopedia Tuntas

Senin, 06 Juli 2026 | 22:20

Selengkapnya