Berita

ilustrasi/net

Hukum

Polri Tuntaskan 176.530 Kasus Sepanjang Tahun 2014

KAMIS, 22 JANUARI 2015 | 17:31 WIB

Penegakan hukum bukan hanya sebatas dilakukan secara pro justitia, namun juga membawa permasalahan ke pengadilan.

Begitu disampaikan Wakapolri Komjen Badrodin Haiti dalam seminar bertema 'Outlook Penegakan Hukum 2014 dan Upaya Perbaikan Kinerja di Tahun 2015' yang digelar Komisi III DPR di gedung Nusantara VI, Jakarta (Kamis, 22/1).

Menurutnya, sepanjang tahun 2014 Polri menerima laporan kejahatan sebanyak 325.317 kasus. Terdiri dari kejahatan konvensional sebanyak 300.753 kasus, kejahatan transnasional 19.756 kasus, kejahatan terhadap kekayaan negara 4.647 kasus, dan kejahatan berimplikasi kontinensi sebanyak 161 kasus.


"Dari yang dilaporkan, Polri mampu menyelesaikan sebanyak 176.530 kasus atau sebesar 54 persen. Untuk perkara menangani seluruh tindak pidana tersebut, Polri diberikan anggaran penyelidikan dan penyidikan sebesar Rp 904.029.204," beber Badrodin.

Dia menambahkan, jenis tindak pidana yang menonjol di tahun 2014 antara lain pencurian dengan pemberatan, pencurian kendaraan bermotor, penipuan, dan penganiayaan. Sedangkan, penyelesaian tindak pidana terbesar adalah pada perkara narkoba, pencurian dengan pemberatan, penganiayaan, dan penipuan

"Oleh karena itu, penegakan hukum juga dilakukan sebagai sarana pencegahan, perbaikan, peningkatan, dan pembangunan," jelas Badrodin. [ajie/why]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Wacana Penyeragaman Kemasan Bikin Pusing Industri Hasil Tembakau

Selasa, 07 Juli 2026 | 00:08

Komisi IV DPR Siapkan Tim Investigasi Tailing Freeport di Timika

Senin, 06 Juli 2026 | 23:58

MSBI-Apkasi Kolaborasi Kembalikan Kejayaan Sepak Bola RI

Senin, 06 Juli 2026 | 23:36

Korupsi Batu Bara Biang Kerok Blackout di Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 23:30

75 Persen Kredit Pensiunan Kini Bidik Kegiatan Usaha

Senin, 06 Juli 2026 | 23:07

RUU HAM Masih Lemah Melindungi Hak Perempuan

Senin, 06 Juli 2026 | 22:56

Tukar Pikiran Bola Nasional

Senin, 06 Juli 2026 | 22:45

Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online

Senin, 06 Juli 2026 | 22:39

Polri Minta Bandar Narkoba Penyerang Anggota Polres Katingan Serahkan Diri

Senin, 06 Juli 2026 | 22:21

Menaker Pastikan Isu PHK TikTok-Tokopedia Tuntas

Senin, 06 Juli 2026 | 22:20

Selengkapnya