Berita

Hukum

KPK Watch Laporkan Abraham Samad ke Bareskrim Polri

KAMIS, 22 JANUARI 2015 | 15:54 WIB | LAPORAN:

Sekelompok orang atas nama KPK Watch Indonesia mendatangi kantor Bareskrim Mabes Polri di Jakarta untuk melaporkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad.

Pelaporan itu terkait tudingan dari pihak PDI Perjuangan soal manuver politik Abraham Samad jelang Pilpres 2014 lalu. (Baca: Hasto: Abraham Samad Bertemu Elite PDIP dan Nasdem Bahas Cawapres Jokowi)

"Saya melaporkan dugaan Ketua KPK melakukan pertemuan politik dengan sejumlah petinggi partai sebanyak enam kali pertemuan," ujar Direktur Eksekutif KPK Watch Indonesia, M. Yusuf Sahide, kepada wartawan di Bareskrim, Kamis (22/1).


Menurut dia, KPK Watch Indonesia menginginkan KPK menjadi institusi yang berwibawa.

"Kami ingin para pemangku kewenangan tidak cacat norma, tidak cacat moral atau perbuatan yang tercela dan menjunjung tinggi etika antar kelembagaan," katanya.
 
Yusuf mengatakan saat ini KPK dilanda isu yang meresahkan rakyat. Karena itu ia mendesak agar Polri segera memanggil Abraham Samad.

"Kami ingin Abraham Samad diperiksa biar semuanya clear," ujarnya.

KPK Watch Indonesia meminta Polri serius dan cepat menangani dugaan penyalahgunaan wewenang ini. Pasalnya, kasus ini menyangkut harga diri institusi KPK.

"Abraham Samad bisa dikenakan pidana maksimal 5 tahun seperti yang termaktub dalam pasal 36 jo 65 UU 30/2002 tentang KPK,"pungkasnya. [ald]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Wacana Penyeragaman Kemasan Bikin Pusing Industri Hasil Tembakau

Selasa, 07 Juli 2026 | 00:08

Komisi IV DPR Siapkan Tim Investigasi Tailing Freeport di Timika

Senin, 06 Juli 2026 | 23:58

MSBI-Apkasi Kolaborasi Kembalikan Kejayaan Sepak Bola RI

Senin, 06 Juli 2026 | 23:36

Korupsi Batu Bara Biang Kerok Blackout di Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 23:30

75 Persen Kredit Pensiunan Kini Bidik Kegiatan Usaha

Senin, 06 Juli 2026 | 23:07

RUU HAM Masih Lemah Melindungi Hak Perempuan

Senin, 06 Juli 2026 | 22:56

Tukar Pikiran Bola Nasional

Senin, 06 Juli 2026 | 22:45

Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online

Senin, 06 Juli 2026 | 22:39

Polri Minta Bandar Narkoba Penyerang Anggota Polres Katingan Serahkan Diri

Senin, 06 Juli 2026 | 22:21

Menaker Pastikan Isu PHK TikTok-Tokopedia Tuntas

Senin, 06 Juli 2026 | 22:20

Selengkapnya