Berita

ryamizard ryacudu/net

Hukum

Di KPK, Menhan Ngaku Hartanya Bertambah dari Warisan

KAMIS, 22 JANUARI 2015 | 11:35 WIB | LAPORAN:

Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu menyambangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta, Kamis (22/1). Tujuannya, melaporkan harta kekayaan ke bagian LHKPN-KPK.

Ryamizard tiba sekitar pukul 10.05 WIB tadi menumpang mobil Land Cruiser B-1302-RFH.

"Ya laporan, laporan yang diminta KPK lah. (Laporan) Harta kekayaan," jelas dia.


Selang satu jam kemudian, Ryamizard keluar dari Gedung KPK. Terlihat, Deputi Pencegahan KPK, Johan Budi SP ikut mendampinginya. Kata dia, laporan hartanya telah diserahkan.

Soal berapa jumlah rincinya, Ryamizard masih ogah membeberkannya. Tapi, dia akui harta kekayaannya bertambah sejak dilaporkan tahun 2001 lalu.

"Kira-kira lah, karena waktu itu orang tua saya belum meninggal, sekarang sudah meninggal, kan ada warisan," tandasnya.

Berdasarkan laman situs acch.kpk.go.id harta kekayaan terakhir milik Ryamizard tercatat pada 29 Juni 2001. Ketika itu dia masih tercatat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat.

Ketika itu, dia tercatat memiliki total harta kekayaan sebanyak Rp3,5 miliar. Hartanya terdiri dari harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan senilai Rp626,8 juta. Ryamizard juga tercatat mempunyai harta bergerak berupa empat unit mobil berbagai merek dan satu unit motor Harley Davidson yang nilainya mencapai Rp 1,125 miliar.

Selain itu dia mempunyai logam mulia, batu mulia, barang-barang seni, barang-barang antik dan harta bergerak lainnya dengan nilai mencapai Rp 201,3 juta. Ryamizard juga memiliki giro dan setara kas lainnya dengan nilai Rp 1,6 miliar.[wid]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Wacana Penyeragaman Kemasan Bikin Pusing Industri Hasil Tembakau

Selasa, 07 Juli 2026 | 00:08

Komisi IV DPR Siapkan Tim Investigasi Tailing Freeport di Timika

Senin, 06 Juli 2026 | 23:58

MSBI-Apkasi Kolaborasi Kembalikan Kejayaan Sepak Bola RI

Senin, 06 Juli 2026 | 23:36

Korupsi Batu Bara Biang Kerok Blackout di Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 23:30

75 Persen Kredit Pensiunan Kini Bidik Kegiatan Usaha

Senin, 06 Juli 2026 | 23:07

RUU HAM Masih Lemah Melindungi Hak Perempuan

Senin, 06 Juli 2026 | 22:56

Tukar Pikiran Bola Nasional

Senin, 06 Juli 2026 | 22:45

Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online

Senin, 06 Juli 2026 | 22:39

Polri Minta Bandar Narkoba Penyerang Anggota Polres Katingan Serahkan Diri

Senin, 06 Juli 2026 | 22:21

Menaker Pastikan Isu PHK TikTok-Tokopedia Tuntas

Senin, 06 Juli 2026 | 22:20

Selengkapnya