Berita

ilustrasi

Bisnis

Program 10 Ribu MW Lambat, Komisi VII Bentuk Panja Listrik

Muncul Desakan Agar Subsidi Setrum Ditambah
KAMIS, 22 JANUARI 2015 | 09:20 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Meski harga minyak dunia se­dang turun, pemerintah meminta tambahan subsidi listrik dalam rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara perubahan (APBNP) 2015. Alasannya, ke­naikan tarif listrik golongan rumah tangga 1.300 volt ampere (VA) dan 2.200 VA ditunda.

Permintaan disampaikan Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jarman kepada Komisi VII DPR saat rapat dengar pendapat di Gedung DPR, kemarin.

Dengan adanya penundaan tarif adjustment (penyesuaian tarif) untuk dua golongan listrik rumah tangga, yakni 1.300 VA dan 2.200 VA akan berdampak pada penambahan subsidi Rp 1,3 triliun,” ujarnya.


Jarman mengatakan, usulan penundaan tarif adjustment untuk kedua golongan rumah tangga tersebut diusulkan lang­sung oleh PLNselaku BUMNpenyalur listrik.

Untuk diketahui, pada awal tahun pemerintah menerapkan penyesuaian tarif listrik. Dengan penerapan kebijakan itu, tarif lis­trik bakal naik turun setiap bulan menyesuaikan harga minyak dan nilai tukar rupiah.

Pengenaan penyesuaian tarif ini memang sudah diputuskan pada Komisi VII DPR periode sebelumnya. Jadi, penundaan ini harus meminta persetujuan Komisi VII juga,” ujarnya.

Dalam RAPBN2015, ka­tanya, subsidi listrik diusulkan mencapai Rp 66,62 triliun. Na­mun, jika usulan penundaan ini disetujui, maka subsidi listrik akan bertambah Rp 1,3 triliun.

Dengan adanya tambahan itu, maka subsidi listrik mencapai Rp 67,92 triliun,” paparnya.

Dia mengatakan, penurunan harga minyak dunia yang tembus di bawah 50 dolar AS per barel ber­dampak pada turunnya nilai subsidi listrik hingga Rp 20 triliun.

Subsidi listrik tahun ini jauh lebih turun dibanding 2014. Ta­hun ini hanya Rp 66,62 triliun, tahun lalu subsidi listrik Rp 85,75 triliun,” ujarnya.

Wakil Ketua Komisi VII DPR Zairullah Azhar mendorong pe­merintah meningkatkan penca­paian bauran energi pembangkit tenaga listrik dan memberi­kan insentif bagi investor yang mengembangkan ketenagalistri­kan yang bersumber dari energi baru dan terbarukan.

Dia juga meminta Ditjen Ketenagalistrikan untuk me­nyampaikan data-data yang akurat terkait program listrik pedesaan dan melakukan klarifikasi perhi­tungan rasio elektrifikasi berdasar­kan data Badan Pusat Statistik (BPS) untuk per wilayah provinsi dan kabupaten kota.

Komisi VII DPR sepakat membentuk Panitia Kerja (Pan­ja) Ketenagalistrikan atas keter­lambatan pelaksanaan Program Percepatan Pembangunan 10 ribu MW (Megawatt) tahap I dan tahap II,” tukasnya.  ***

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya