Berita

teguh santosa/net

Politik

Teguh: Polemik Budi Gunawan Memindahkan Konflik ke Level Elite

SABTU, 17 JANUARI 2015 | 09:02 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ada hal lain yang patut dicatat di balik polemik pencalonan Kapolri Komisaris Jenderal Budi Gunawan. Setidaknya konflik yang ada di akar rumput sebagai ekses dari pemilihan presiden yang lalu bisa berpindah menjadi konflik di level elite.

Demarkasi antara Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dan Koalisi Merah Putih (KMP) pun menjadi hilang dan kedua koalisi ini semakin tidak relevan.

Dalam hal pencalonan Budi Gunawan, hanya Fraksi Partai Demokrat yang menolak pembahasan mengingat status tersangka yang telah diberikan KPK kepada Budi Gunawan.


Demikian disampaikan Pemimpin Redaksi Kantor Berita Politik RMOL, Teguh Santosa, dalam diskusi yang ditayangkan live oleh televisi Berita Satu, Sabtu pagi (17/1).   

Di sisi lain, Teguh mengapresiasi keputusan Presiden Joko Widodo menunda pelantikan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri. Menurutnya, langkah ini tepat karena tidak elok seorang yang telah ditetapkan sebagai tersangka dilantik menjadi pimpinan sebuah lembaga penegak hukum.

Teguh juga mengingatkan KPK agar tidak bermain politik atau menjadi alat politik dalam arti perebutan kekuasaan. Timing atau saat penetapan Budi Gunawan sebagai tersangka kurang tepat dan terburu-buru. Wajar publik bertanya-tanya apakah ada kepentingan politik di balik proses penetapan itu.

"Tentu saja KPK harus punya politik pemberantasan korupsi. Tetapi, jangan sampai KPK menjadi alat politik," demikian Teguh. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya