paus fransiskus/net
paus fransiskus/net
Berbicara kepada wartawan yang terbang satu pesawat bersamanya dalam kunjungan dari Sri Lanka ke Filipina, Paus Fransiskus mengatakan serangan pekan lalu itu adalah sebuah "penyimpangan", dan kekerasan "dalam nama Tuhan" yang mengerikan dan tidak dapat dibenarkan.
Paus menegaskan, ia tetap membela kebebasan berekspresi, tetapi ia juga menekankan batas-batasnya. Untuk diketahui, Takhta Suci Vatikan dan Paus sendiri pernah menjadi bahan olok-olok majalah kecil di Paris itu.
Populer
Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42
Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30
Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18
Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21
Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19
Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10
Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18
UPDATE
Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:17
Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:57
Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:51
Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:46
Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:35
Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:20
Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:06
Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:00
Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:58
Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:49