Berita

martin hutabarat/net

Politik

Inilah Uniknya DPR di Balik Dukungan Solid ke Budi Gunawan

KAMIS, 15 JANUARI 2015 | 00:14 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Setelah lama terpecah, dua koalisi politik di DPR RI yaitu Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dan Koalisi Merah Putih (KMP) bersatu dalam proses uji kelayakan calon Kapolri, Komjen Pol Budi Gunawan.

Hal itu yang dianggap anggota Komisi III DPR RI, Martin Hutabarat, jadi salah satu sisi positif penunjukan Budi Gunawan oleh Presiden Joko Widodo. Di samping itu, ada juga peran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"KPK menjadi pahlawan mencairkan KMP dan KIH.  Kami di Komisi III, baru tiga hari ini bisa rapat bersama seluruh fraksi. Sebelumnya, tidak pernah selama tiga bulan ini bisa rapat bersama," kata politisi senior di Partai Gerindra ini dalam pesan singkat kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu malam (14/1).


Menurutnya, kasus Komjen Pol Budi Gunawan, mulai dari pencalonannya sebagai Kapolri sampai kemudian dijadikan tersangka korupsi oleh KPK, telah membuat suasana perseteruan antara KMP dan KIH yang terjadi selama ini langsung cair.

"Tidak ada lagi perbedaan antara KMP dan KIH, yang ada sekarang adalah persatuan. Bersatu mendukung Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri yang sebelumnya dijadikan tersangka oleh KPK. Saya kira Komisi III akan memberi inspirasi pada anggota DPR di Komisi-Komisi lain untuk bersatu," ujar Martin.

Menurut Martin, kenyataan ini mengingatkan semua orang bahwa tidak ada musuh yang abadi dalam politik. Secara tak langsung, KPK telah "berjasa besar" untuk mencairkan perbedaan-perbedaan politik di DPR selama ini.  

"Dilihat dari sisi berbeda, masyarakat sudah bisa gembira karena wakil-wakilnya di DPR akan rukun kembali karena kasus Komjen Budi Gunawan ini. Komisi III sudah bersatu menyetujui usul Presiden menjadikan Komjen Budi Gunawan menjadi Kapolri. Inilah uniknya DPR ," tutup Martin. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Harga Minyak Dunia Merangkak Naik ke 93 Dolar AS

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:17

TransNusa dan Tourism Malaysia Ajak Media Eksplorasi Penang, Perlis hingga Langkawi

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:57

Rupiah Perpanjang Tren Positif di Jumat Pagi

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:51

Strategi Mendapatkan Libur Panjang Saat Peringatan Maulid Nabi 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:46

OTT Rektor Unsoed, KPK Tangkap 14 Orang dan Amankan Uang Ratusan Juta

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:35

IHSG Naik ke 6.526,30, Saham Mayoritas Menguat

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:20

Salah Paham tentang Kembali ke UUD 1945

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:06

Kebutuhan Pangan Pengungsi NTT Dipastikan Terpenuhi, Stok Beras 39 Ribu Ton

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:00

Bursa Asia Merah Tergusur Sentimen Wall Street

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:58

Terjaring OTT KPK, Rektor Unsoed Diduga Terkait Korupsi PMB

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:49

Selengkapnya