Berita

ilustrasi/net

Politik

Tata Kelola Mangrove, Kemenko Kemaritiman Rintis Kerjasama dengan CIFOR

RABU, 14 JANUARI 2015 | 03:55 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kementerian Koordinator Kemaritiman bersama Center for International Forestry Research (CIFOR) bersepakat untuk merintis program kerjasama pengelolaan ekosistem mangrove atau hutan bakau di Indonesia.

Prmyatan ini disampaikan oleh Menko Kemaritiman, Indroyono Soesilo, usai pertemuan dengan dengan Dirjen CIFOR, Peter Holmgren, di kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Senin sore (13/1).

Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa Kemenko Kemaritiman dan CIFOR akan melakukan program pelestarian hutan mangrove yang tumbuh di pesisir pantai Indonesia sebagai wahana penyerap karbon, tempat pemijahan ikan, sebagai proteksi abrasi pantai dan sebagai sumber pangan.


Dalam kesempatan yang sama, Dirjen CIFOR, Peter Holmgren, menyatakan dengan luas hutan mangrove di Indonesia sekitar 3 juta hektar, maka Indonesia merupakan negara yang memiliki hutan mangrove yang terluas di dunia. Karena itu harus dilestarikan dalam rangka menghadapi perubahan iklim.

Peter menambahkan, mangrove Indonesia sudah menjadi bagian dari Program Karbon Biru (Blue Carbon), yang ditargetkan bisa mendukung komitmen Indonesia menurunkan emisi karbon secara sukarela hingga 26 persen pada tahun 2020 dan hingga 41 persen dengan dukungan internasional.

Indroyono Soesilo menambahkan, dalam waktu dekat Kemenko Kemaritiman akan menghimpun ahli-ahli mangrove dari Balitbang KP, BPPT, LIPI, IPB, Universitas Diponegoro, Universitas Hassanudin, Universitas Sam Ratulangi dan Universitas Jenderal Soedirman guna menyusun proposal kegiatan Pelestarian Mangrove Indonesia bersama ahli-ahli CIFOR, FAO dan UNDP .

Proposal juga diarahkan guna memobilisasi sumber dana dari Global Environmental Facility (GEF), Jepang, Jerman dan Norwegia. Pertemuan ahli-ahli mangrove dari mancanegara direncanakan akan digelar di Jakarta pada April akan datang. [ald]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Peristiwa Anak Bunuh Diri di NTT Coreng Citra Indonesia

Selasa, 03 Februari 2026 | 05:38

SPPG Purwosari Bantah Kematian Siswi SMAN 2 Kudus Akibat MBG

Selasa, 03 Februari 2026 | 05:20

Perdagangan Lesu, IPC TPK Palembang Tetap Tunjukkan Kinerja Positif

Selasa, 03 Februari 2026 | 04:59

Masalah Haji yang Tak Kunjung Usai

Selasa, 03 Februari 2026 | 04:42

Kilang Balongan Perkuat Keandalan dan Layanan Energi di Jawa Barat

Selasa, 03 Februari 2026 | 04:21

Kemenhub: KPLP Garda Terdepan Ketertiban Perairan Indonesia

Selasa, 03 Februari 2026 | 03:59

BMM dan Masjid Istiqlal Luncurkan Program Wakaf Al-Qur’an Isyarat

Selasa, 03 Februari 2026 | 03:40

Siswa SD Bunuh Diri Akibat Pemerintah Gagal Jamin Keadilan Sosial

Selasa, 03 Februari 2026 | 03:13

Menguak Selisih Kerugian Negara di Kasus Tata Kelola BBM

Selasa, 03 Februari 2026 | 02:59

Rencana Latihan AL Iran, China dan Rusia Banjir Dukungan Warganet RI

Selasa, 03 Februari 2026 | 02:40

Selengkapnya